
mie instan./ pexels
JawaPos.com - Mi instan adalah sejenis mie matang yang biasanya dijual dalam kemasan, cangkir, atau mangkok tersendiri.
Bahan utamanya biasanya tepung, pati, air, garam, dan/atau pengganti garam yang dikenal sebagai kansui, sejenis air mineral alkali yang mengandung natrium karbonat dan biasanya kalium karbonat.
Minyak sawit juga merupakan bahan umum dalam pembuatan mi instan karena mi instan awalnya diproduksi dengan cara digoreng.
Namun, saat ini mie kering udara juga tersedia. Mi instan hadir dengan paket penyedap rasa yang berisi bumbu, garam, dan monosodium glutamat (MSG).
Mi instan pertama kali dibuat di Jepang pada tahun 1958. Mi instan pertama di dunia ditemukan oleh Momofuku Ando, penemu dan pengusaha Taiwan-Jepang yang mendirikan Nissin Food Products Co. Ltd.
Sejak penemuannya, mi instan telah menjadi sumber daya yang baik. Banyak yang menyukai makanan ini bagi jutaan konsumen di seluruh dunia.
Dilansir dari Healthline (30/1), berikut ini adalah cara makan mie instan agar lebih sehat.
1. Tambahkan Sayuran
Penambah sayuran pada mi instan akan menambah nutrisi yang tidak dimiliki mie instan biasa. Anda bisa menambahkan sayur bayam, wortel, brokoli, jamur, dan banyak sayuran lainnya.
Sayuran dapat menyediakan zat gizi penting untuk kesehatan seperti kalium, serat, folat, vitamin A, dan vitamin C.
Bahkan, kandungan fitonutrien seperti flavonoid pada sayuran bisa bantu mencegah kerusakan sel akibat paparan radikal bebas.
Salah satu jenis sayuran yang biasanya cocok untuk dicampurkan pada makanan seperti mi instan adalah sayuran cruciferous.
Sayuran ini termasuk dalam golongan tanaman Brassica yang memiliki bentuk kelopak khas seperti kubis, brokoli, selada air, dan kembang kol.
2. Menambah Protein
Mi instan adalah makanan yang sangat rendah protein. Untuk menikmati mi agar lebih sehat, anda bisa menambahkan protein di dalamnya.
Protein tersebut bisa menggunakan telur, ikan, atau ayam di atas mi instan yang sudah matang. Juga bisa menambahkan tahu diatasnya, selain menambah protein, anda juga akan lebih kenyang.
3. Pilih mi instan rendah sodium
Di zaman yang sudah berkembang pada era saat ini, banyak variasi makanan yang bisa dipilih untuk asupan nutrisi pada tubuh.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
