Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 20 Maret 2022 | 20.06 WIB

Yogi Rosdianta-Santika Mawar Bawa Batik Kuda Lumping ke Pentas Dunia

KOMPAK: santika dan Yogi selalu membuat motif batik yang punya makna filosofis sekaligus identik dengan Blitar. (NUR FRIZAL/JAWA POS) - Image

KOMPAK: santika dan Yogi selalu membuat motif batik yang punya makna filosofis sekaligus identik dengan Blitar. (NUR FRIZAL/JAWA POS)

Yogi Rosdianta menjadi follower Justin Holiday di Instagram bukan tanpa alasan. Dia menggemari basket. Tapi, siapa sangka, hal lumrah yang juga dilakukan miliaran manusia di dunia itu membantunya meraih mimpi. Pada Rabu (23/3), batik Blitar buatan Yogi akan melenggang di fashion tunnel NBA.

---

YOGI dekat dengan basket. Pada 2003, pria asal Surabaya itu adalah pemain basket CLS Junior. Karena itu, NBA beserta para bintangnya adalah "makanan" sehari-hari bagi suami Santika Mawar tersebut.

Sebelum 2019, Justin Holiday adalah bintang NBA yang daya tariknya sama dengan pemain beken lainnya di mata Yogi. Namun, sejak menyeriusi batik karena ibu mertua meninggal pada 2019, mata Yogi lebih terbuka. Dia jadi lebih memperhatikan Justin. Sebab, pebasket dengan tinggi badan 204 cm itu sering memakai kemeja bermotif batik.

Yogi tidak tahu dari mana asal batik-batik yang dikenakan Justin. Tapi, bahwa pebasket 32 tahun itu memilih kemeja motif batik untuk dikenakan membuat Yogi tertarik. Bahkan, Justin tahu soal batik Indonesia yang dipatenkan UNESCO sebagai masterpieces of the oral and intangible heritage of humanity. Yogi pun kemudian berangan-angan. Andai Justin bersedia memakai batik bikinannya, Yogi akan sangat bangga.

Sampai suatu ketika, dalam unggahan di Instagram, Justin memamerkan pose dirinya yang sedang berjalan dalam balutan kemeja batik bernuansa merah. Pada takarir, dia menyelipkan ikon bendera merah putih. Unggahan mantan shooting guard Indiana Pacers itu pun langsung menggetarkan hati Yogi.

September lalu, dia memberanikan diri untuk mengontak Justin lewat direct message (DM) di Instagram. Yogi tak berekspektasi tinggi. Dibalas syukur, tidak dibalas pun tak mengapa. Namanya juga usaha.

Di luar dugaan, Justin membalas DM Yogi. Bahkan, responsnya cukup cepat. Ternyata, atlet kelahiran California, Amerika Serikat, itu memang penasaran dengan Indonesia. Sebab, unggahan kemeja batik dengan ikon bendera Indonesia yang dia publikasikan sebelumnya menuai pro-kontra. Ada yang menyebut motif kemeja Justin itu bukan batik. Juga, bukan berasal dari Indonesia.

Pucuk dicinta ulam tiba. Yogi pun langsung menawarkan batik bikinannya kepada Justin. Ternyata, pebasket yang mulai tahun ini bergabung dengan Sacramento Kings itu tertarik. Justin lantas mengarahkan Yogi ke Kiarra Looks. Pengeblog fashion itulah yang selama ini mengatur penampilan dan gaya Justin.

"September saya menghubungi Kiarra," ucap Yogi saat ditemui Jawa Pos di galeri batiknya pada Jumat (11/3) pekan lalu. Komunikasi lalu berlanjut via email alias surat elektronik (surel). Perajin Batik Mawar Putih itu menjalani proses praproduksi selama sebulan. Bersama istrinya, Yogi membuat desain khusus untuk Justin.

Ada enam motif yang Yogi dan Santika ajukan ke Justin. Seluruhnya mengacu pada identitas Blitar. Tapi, ada tambahan logo Indiana Pacers di bagian tengah. Itu menjadi bentuk penghormatan Justin terhadap mantan timnya. Namun, dari enam motif yang disodorkan, ada satu yang membuat Justin keberatan. Yakni, motif kuda lumping.

Justin memandang kuda lumping semata-mata sebagai kuda tanpa kaki. Itu bertentangan dengan tim lamanya, Pacers, yang artinya kuda pacu. "Dia sempat kurang setuju karena bentuk kudanya aneh," ungkap Yogi.

Karena tak kenal maka tak sayang, Justin dan Santika kemudian menjelaskan tentang kuda lumping dan filosofinya kepada Justin. Penjelasan panjang lebar itu disampaikan via surel. Komunikasi yang semula via Kiarra pun beralih ke Justin langsung. "Kami beri penjelasan detail tentang semua motif pada kreasi batik kami. Bukan hanya yang kuda lumping," papar Santika.

Photo

Batik Blitar karya Yogi dan Santika. (NUR FRIZAL/JAWA POS)

Komunikasi via surel itu berjalan efektif. Setelah menerima penjelasan langsung dari Yogi dan Santika, Justin pun paham. Dia justru semakin tertarik pada batik Blitar kreasi Batik Mawar Putih.

Mengantongi lampu hijau dari Justin, Yogi dan Santika langsung memproduksi batik khusus tersebut. Tepatnya mulai akhir Desember hingga awal Maret. Pada Sabtu, 5 Maret 2022, kemeja batik lengan pendek itu dikirim ke Negeri Paman Sam.

Rabu nanti, Justin bakal mengenakan batik yang di sekitar kancingnya ada inisial JH itu dalam fashion show menjelang laga Indiana Pacers versus Sacramento Kings. Itu menjadi pertandingan penting bagi Justin karena dia akan berhadapan dengan tim lamanya.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore