Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 10 Desember 2023 | 18.36 WIB

Selain Menjawab Kebutuhan Nutrisi, Ikan Jadi Ketahanan Pangan Global Pada Masa Mendatang

Kegiatan edukasi dibarengi dengan demo masak ikan bersama Chef Yadi - Image

Kegiatan edukasi dibarengi dengan demo masak ikan bersama Chef Yadi

JawaPos.com - Ikan mengandung banyak protein. Makan ikan sangat disarankan untuk kesehatan. Bahkan pemerintah tengah berupaya menyiapkan generasi emas pada 2024 dengan mengkampanyekan gemar makan ikan.

Emy Khonifah, ketua Tim Kerja Promosi Dalam Negeri Direktorat Pemasaran Direktorat Jenderal Penguat Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (Ditjen PDSKP) menuturkan bahwa Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus mengampanyekan gerakan memasyarakatkan makan ikan (Gemarikan) kepada seluruh komponen masyarakat.

"Selain itu, ketahanan pangan dan gizi nasional melalui konsumsi ikan merupakan upaya penurunan prevelansi stunting," Emy Khonifah. Sebelumnya dia hadir dalam edukasi Makan Ikan, Investasi Sehat untuk Generasi Emas yang digagas Regal Springs Indonesia pada Kamis (7/12).

Menurut Emy Khonifah, produk perikanan yang berkelanjutan sangat penting bagi ketahanan pangan global di masa depan, sekaligus menjawab kebutuhan nutrisi masyarakat.

Lebih lanjut dia mengatakan, ikan mempengaruhi peningkatan daya saing produk kelautan dan perikanan di Indonesia. Prefensi konsumen ikan tertinggi pada 5 komoditas ikan, yaitu sebesar 1,49 juta ton ikan tongkol, cakalang, dan tuna; 1,22 juta ton ikan tilapia; 1,14 juta ton ikan lele; 1,04 juta ton ikan kembung; dan 950 ribu ton bandeng.

Penjualan ekspor ikan tilapia berpotensi untuk meningkatkan ekonomi nasional yang menjanjikan. Ikan Tilapia memiliki manfaat dari setiap bagiannya sehingga dapat dijadikan beragam produk.

“Ikan Tilapia bisa dimanfaatkan dalam bentuk apa pun (zero waste). Apalagi dagingnya, sisiknya, siripnya. Semua bagian hingga belly meat-nya saja semua termakan, ini semuanya memiliki nilai ekonomi,” ujar Emy lagi.

Senada dengan Health practitioner and food biotechnology Dase Hunaefi, dia mengatakan, ikan tilapia yang memiliki protein tinggi dan kaya nutrisi lainnya. Menurut Dase Hunaefi, ikan menjadi komponen yang penting untuk investasi jangka panjang dari kandungan gizi dan protein di dalamnya.

“Ikan memberikan banyak keunggulan. Salah satunya adalah protein, yaitu nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh untuk pertumbuhan, perbaikan, dan pemeliharaan sel-sel tubuh,” ungkap Dase.

President Director Regal Springs Indonesia Rudolf Hoeffelman mengatakan, pihaknya
berkomitmen untuk melakukan kontribusi dalam melakukan pengembangan pembudidayaan ikan Tilapia secara terpadu dan berkelanjutan.

“Untuk memenuhi permintaan serta standar pasar internasional, kami berkomitmen untuk memastikan produk ikan Tilapia kami dibudidayakan dan diproduksi selaras dengan prinsip cara budidaya ikan yang baik,” jelas Rudolf. (*)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore