Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 19 April 2020 | 17.19 WIB

Achmad Yurianto Ungkap Cerita Baju Batik Bermotif Seperti Virus Korona

Juru Bicara Pemerintah Untuk Covid-19 Achmad Yurianto mengenakan baju batik yang motifnya seperti virus korona. (Web Covid-19.go.id) - Image

Juru Bicara Pemerintah Untuk Covid-19 Achmad Yurianto mengenakan baju batik yang motifnya seperti virus korona. (Web Covid-19.go.id)

JawaPos.com - Sosok Achmad Yurianto selama 2 bulan terakhir selalu menjadi sorotan dan sosok yang selalu ditunggu masyarakat Indonesia. Sebagai Juru Bicara Pemerintah Untuk Covid-19 yang ditunjuk Presiden Joko Widodo, Yurianto tak pernah lepas dari perhatian publik untuk menunggu kabar update seputar data pasien Covid-19. Busana dan penampilan keseluruhannya, mau tak mau ikut disorot. Apalagi ketika kemarin, Sabtu (18/4) dia memakai busana batik dengan motif virus.

Masyarakat atau netizen menyorotnya membubuhkan virus Korona pada busana batiknya. Ada juga simbol pita untuk Orang Dengan HIV AIDS sebagai pemberi semangat. Tapi, benarkah itu motif virus Korona?

JawaPos.com pada Minggu (19/4) menghubungi Achmad Yurianto lewat telepon. Dia pun tertawa saat ditanya soal busananya itu.

"Kok bisa dibilang pakai baju virus Korona toh, itu baju yang kita buat setahun lalu waktu memperingati hari AIDS sedunia. Itu kan ada logonya AIDS yang pita, ada-ada saja ah," katanya tertawa.

Photo

Juru Bicara Pemerintah Untuk Covid-19 Achmad Yurianto mengenakan baju batik yang motifnya seperti virus korona. (BNPB)

Maka baju itu memang sengaja dibuat oleh Kementerian Kesehatan setahun lalu untuk peringatan Hari AIDS Sedunia. Saat ditanya sebetulnya bagaimana sih bentuk virus Korona di bawah mikroskop?

"Nah pada waktunya tahunya virus ya bentuknya begitu, bulat kayak kedondong," katanya.

"Saya lihat langsung sih enggak ya, itu kan ahli-ahli dibilangnya kayak gitu itu," tambahnya.

Menurutnya memang hampir semua bentuk virus mirip dengan tekstur yang bulat. Dan virus Korona mirip seperti virus AIDS.

"Imajinasi kita mirip sih, bulat gitu, hampir semua virus bentuknya gitu sih," katanya.

Saat ditanya warna apa saja yang dimiliki selain biru, Yurianto menjelaskan warna lainnya adalah kuning. Namun sengaja dia memakai yang warna biru.

"Kalau saya pakai kuning nanti dikira ande-ande lumut," tuturnya tertawa lagi.

"Ya kalau orang mau bilang itu batik virus Korona ya silahkan saja. Wong memang bentuk virus bulat-bulat gitu kok," ujarnya.

Apakah nantinya akan diciptakan sendiri busana batik motif virus Korona? Yurianto justru berseloroh.

"Apa batik yang belum saya pakai? Batik Korpri," tutupnya.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=YDEq8Nc1DBw

 

https://www.youtube.com/watch?v=SSQMJKZ-r8M

 

https://www.youtube.com/watch?v=UQM2Akg2rs0

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore