Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 24 Februari 2020 | 21.08 WIB

Giorgio Armani Batalkan Show di Milan Fashion Week Karena Virus Korona

ILUSTRASI. Pekan mode Milan Fashion Week tidak seramai biasanya karena virus korona yang mulai menyebar di Italia. (The straits times) - Image

ILUSTRASI. Pekan mode Milan Fashion Week tidak seramai biasanya karena virus korona yang mulai menyebar di Italia. (The straits times)

JawaPos.com - Perhelatan Milan Fashion Week 2020 berantakan lantaran wabah virus Korona asal Wuhan, Tiongkok, meluas di Italia dalam beberapa hari terakhir. Sedikitnya sudah 2 kasus kematian terjadi di negara itu. Sejumlah kota sudah ditutup (locked down) yang membuat perhelatan mode bergengsi di sana menjadi redup.

Perancang busana terkenal Italia Giorgio Armani pun terkena dampaknya dalam pagelaran Milan Fashion Week pada 18 Februari sampai 24 Februari 2020. Show yang digelarnya sepi tanpa penonton. Sebagai gantinya memilih untuk menampilkan cuplikan model berjalan dengan memakai koleksinya secara online. Tentunya semua pengunjung panik berkumpul di keramaian di tengah wabah virus Korona.

Desainer legendaris itu membatalkan 4 show. Teaternya benar-benar kosong.

"Kami mengerti, dan koleksi saya disiarkan langsung di depan teatro (teater) kosong di situs web Armani, oleh karena itu tolong jangan menghadiri pertunjukan sore ini," kata Armani seperti dilansir dari The Straits Times, Senin (24/2).

"Keputusan itu diambil untuk menjaga keselamatan semua tamu undangan dengan tidak meminta mereka menghadiri ruang yang penuh sesak," tambahnya.

Keputusan itu diambil Armani ketika belasan orang tiba-tiba dilaporkan terinfeksi virus COVID-19 pada akhir pekan. Lebih dari 54 kasus muncul di dekat Milan.

Ini adalah pertama kalinya rumah mode Armani yang berusia 45 tahun itu membatalkan pertunjukan karena masalah kesehatan masyarakat. Venesia juga mengakhiri karnavalnya lebih awal.

Pekan Mode di Milan membatasi akses publik setelah pihak berwenang Italia membatalkan semua acara publik. Dua peristiwa ikonik, yang menarik ratusan ribu pengunjung ke kota-kota Italia utara itu, terganggu pada hari Minggu (23 Februari) oleh wabah virus di daerah sekitarnya.

Dalam laman NY Post, Venice Carnival dihentikan selama seminggu. Pihak berwenang Italia memberlakukan penutupan (locked down) pada hari Sabtu (22/2) dsn melarang perjalanan ke dan dari daerah di dekat Milan. Pihak berwenang menerapkan pembatasan baru di dua kota setelah kasus melonjak di wilayah Lombardy dan Veneto, dengan dua infeksi dikonfirmasi di kota Venesia.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore