
Ivan gunawan bersama sejumlah model busana karyanya dalam acara east java Fashion Harmony 2019 yang berlangsung di Shangri-la Hotel,Surabaya, Kemarin (21/11) - (Dimas Maulana/Jawa Pos)
JawaPos.com - Peragaan busana batik dari 38 kota/kabupaten se-Jawa Timur mengawali acara East Java Fashion Harmony 2019 di ballroom Shangri-La Hotel Surabaya tadi malam (21/11). Aneka batik khas diperagakan para duta wisata setiap daerah.
Acara yang baru kali pertama diadakan itu bertujuan memperkenalkan batik Jawa Timur (Jatim) kepada masyarakat luas. Pemprov Jatim juga menggandeng desainer kondang Ivan Gunawan untuk mendesain batik dari beberapa daerah yang terpilih di Jatim.
Selain itu, runway diisi peragaan batik koleksi para desainer yang tergabung dalam Asosiasi Perancang dan dan Pengusaha Mode Indonesia (APPMI), Asosiasi Perajin Batik Jawa Timur (APBJ), serta Fakultas Industri Kreatif Universitas Surabaya. Ada karya kolaborasi Lia Afif x Pemkab Probolinggo, Elok Renapio, Sheila Andina, Gita Orlin, Ulfa Mumtaza, Embran Nawawi, dan Fiky Aisyah.
Photo
ELEGAN: Dress karya Lia Afif yang menggunakan kain batik dari Probolinggo. (Dimas Maulana/Jawa Pos)
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dalam sambutannya mengungkapkan keinginan untuk memasarkan kain-kain Jatim seperti batik, tenun, dan bordir. ’’Saya tahu kualitasnya sangat baik. Tapi, tanpa sentuhan desainer, saya tidak yakin kain itu bisa terpromosikan dengan baik,’’ tuturnya.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim Sunarto menjelaskan, mulai tahun ini Pemprov Jatim membuat program khusus untuk memasarkan kain Jatim. Salah satunya melalui acara tersebut. ’’Tahun depan rencananya gelar East Java Fashion Harmony di Jakarta agar lebih dikenal di nasional,’’ ujarnya.
Sebagai puncak acara, Ivan Gunawan didapuk memamerkan 15 busana batik dari delapan daerah di Jatim.

Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
21 Rekomendasi Tempat Makan Dekat Stasiun Bandung, Kuliner Terbaik yang Cocok Saat Lagi Transit
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Pemkot Surabaya Buka Suara Terkait Rencana Penertiban Pasar Koblen
20 Tempat Makan Paling Recommended di Semarang, Banyak Pilihan Menu Kuliner yang Memanjakan Lidah
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
