
Model mengenakan busana rancangan Oscar Lawalata saat peragaan busana
JawaPos.com - Desainer Oscar Lawalata menggebrak panggung Jakarta Fashion Week (JFW) setelah beberapa tahun terakhir dia tidak terlihat dalam perhelatan pekan mode di dalam negeri. Kembalinya Oscar membuktikan tajinya di atas panggung JFW 2020 untuk memberikan gambaran tren fashion dengan wastra nusantara. Bertajuk 'Aku dan Kain', Oscar berkolaborasi dengan label Sejauh Mata Memandang.
Oscar membenarkan bahwa dirinya sudah lama tidak ikut serta dalam perhelatan pekan mode. Itu karena selama ini dia lebih fokus pada koleksi terbatas pada klien-klien dan sahabatnya. Namun kini Oscar kembali dengan tetap konsisten dan teguh mempromosikan indahnya kain nusantara.
"Oh iya come back. Lama enggak muncul karena belakangan kerjain koleksi limited terbatas. Sekarang mulai memikirkan kreasi dan lebih menunjukkam awareness yang lebih nasional. Lebih internasional juga. Lebih membawa awareness bagi milenial untuk mencintai kain," kata Oscar dalam konferensi pers di Senayan City, Rabu (23/10).
Photo
Reza Rahadian (kiri) dan Rayi 'RAN' (kanan) saat mengenakan busana rancangan Oscar Lawalata saat peragaan busana 'Aku dan Kain' pada Jakarta Fashion Week 2020 di Senayan City, Jakarta, Selasa (22/10/2019). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
Oscar mengajak generasi muda untuk mengenakan kain lebih bergaya kontemporer dan modern look dengan padu padan yang pas. Saudara kandung Mario Lawalata itu juga menjelaskan bagaimana mengolah kain-kain yang indah menjadi sebuah karya menawan.
"Saya ingin present kain Indonesia secara young. Kain tak harus dipotong tapi dengan twist dan padu padan. Kain ragam nusantara, inspirasi ke anak muda. Enggak hanya kain Sumba lho, kita juga punya kain Bali, Songket, dan lainnya," tuturnya.
Persiapan yang dilakukannya selama 3 bulan untuk mempersiapkan story potongan padu padan tampilan klasik menjadi lebih kontemporer. Beberapa kain juga tak dipotong oleh Oscar.
"Ada beberapa kain yang saya sengaja tidak potong karena sayang kalau dipotong ya proses pembuatannya panjang," kata Oscar.
Photo
Perancang Busana Oscar Lawalata tampil saat peragaan busana 'Aku dan Kain' pada Jakarta Fashion Week 2020 di Senayan City, Jakarta, Selasa (22/10/2019). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
Sehingga look yang ditampilkan memberikan kesan yang tak hanya kontemporer tetapi juga edgy. Pada kesempatan inilah, kata dia, justru dia bisa menunjukkan bahwa Indonesia punya warisan yang banyak digali lagi.
"Tak asal-asalan ya dan harus konsisten. Supaya bisa terlihat masa kini. Coba lihat, bahkan rumah mode dunia Gucci terakhir keluarkan edisi batik, tapi batik Afrika. Gimana Indonesia punya kain Indonesia yang kaya warisan budaya yang menarik untuk digali," tandasnya.
Pakai Jumpsuit Lurik
Oscar Lawalata menunjukkan salah satu koleksi kain Indonesia bisa menjadi dibuat modern jika diolah dengan gaya modern. Saat konferensi pers bersama media, dia mengenakan jumpsuit dengan bahan kain lurik. Berwarna abu-abu dengan potongan rambut pendek khas Oscar serta sepatu cokelat membuat penampilannya begitu manis.
"Iya ini jumpsuit. Lurik Jawa Timur saya buat jumpsuit," katanya tersenyum.
Kain lurik lainnya dengan warna cokelat juga ditampilkannya di atas panggung. Busana dari kain lurik berwarna cokelat dikenakannya saat tampil terakhir setelah para model mengenakam karyanya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
