Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 9 Juni 2019 | 19.59 WIB

5 Cara Jitu Untuk Minta Kenaikan Gaji

Dengan semakin banyak kelompok produktif, artinya akan semakin banyak lapangan pekerjaan tercipta - Image

Dengan semakin banyak kelompok produktif, artinya akan semakin banyak lapangan pekerjaan tercipta

JawaPos.com - Bekerja di sebuah kantor atau perusahaan memang menjadi idaman bagi kebanyakan orang. Memiliki penghasilan rutin dan terjamin tentu dapat membuat Anda lebih mudah mengatur keuangan. Namun, setelah sekian lama bekerja di kantor yang sama, Anda pasti mendambakan kenaikan gaji atau bahkan promosi jabatan.

Lalu, bagaimana sih cara yang tepat untuk meminta kenaikan gaji?

Meminta kenaikan gaji tentu bukan suatu hal yang tabu. Terlebih lagi jika kinerja Anda berada di tingkat yang sangat menguntungkan bagi perusahaan. Anda bisa menjadi aset yang berharga bagi pemilik bisnis tersebut. Jika Anda merasa demikian, tentu mengharapkan gaji yang lebih tinggi bukan hanya isapan jempol belaka.

Kenaikan gaji tentu sangat mungkin didapatkan ketika kinerja yang Anda lakukan terbukti menguntungkan perusahaan. Ketika perusahaan mengakui Anda sebagai aset yang berharga, berapapun nominal gaji yang Anda minta tentu akan diberikan.

Tapi, Anda harus tahu mengetahui momen-momen yang tepat untuk meminta kenaikan gaji. Momen yang membuat Anda terlihat berharga dan berprestasi di mata perusahaan. Guna mengetahui lebih jelas tentang kapan waktu yang tepat, simak ulasan berikut ini seperti dikutip dari Cermati.com, Minggu (9/6).

1. Memberi Banyak Kontribusi Positif

Pahami dengan baik posisi kerja apa yang Anda lakukan dalam perusahaan. Jika skill Anda di bidang yang jarang dimiliki orang lain, tidak ada salahnya untuk menegosiasikan ulang gaji yang diterima jika dirasa masih kurang layak. Karena untuk mendapatkan pekerja yang memiliki keahlian seperti Anda tidak mudah, perusahaan tentu akan berpikir berulang-kali saat akan menolak permintaan tersebut.

Hal ini dapat Anda manfaatkan untuk mengajukan kenaikan gaji. Situasi lain untuk meminta atasan menaikkan gaji adalah saat Anda telah berhasil meningkatkan pendapatan atau menyarankan teknologi yang lebih efektif dan efisien untuk mendukung laju produktivitas pekerja di perusahaan. Kontribusi penting seperti ini tentu membuat Anda lebih dihargai.

Photo

Meminta kenaikan gaji bisa dilakukan jika sudah melampaui target. (Mashable)

2. Target Kerja Terlampaui

Berhasil melampaui target pekerjaan yang diberikan perusahaan tentu menjadikan Anda sebagai karyawan yang berharga. Meski atasan akan memberikan bonus ataupun tunjangan lebih saat telah memenuhi target kerja, Anda juga bisa memanfaatkan momen ini untuk mengajukan kenaikan gaji. Namun, perlu dipahami juga kenaikan gaji yang Anda ajukan tidak akan dikabulkan hanya karena sekali dua kali memenuhi target kerja. Anda harus membuktikan bahwa pemenuhan
target kerja tersebut bisa dilakukan secara terus menerus dan konsisten. Bisa memenuhi target kerja adalah penanda bahwa Anda memiliki tekad yang kuat untuk memajukan kinerja perusahaan. Atasan Anda pasti juga akan berpikir demikian dan memberikan kemungkinan untuk bisa meningkatkan 'harga' Anda dengan segera.

3. Ditawari Bekerja Perusahaan Lain

Mendapatkan tawaran kerja dari perusahaan lain adalah tanda bahwa nilai kualitas Anda dalam bidang yang dimampu cukup tinggi. Saat ditawari pekerjaan perusahaan lain, Anda dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mendapat kenaikan gaji. Tak perlu ragu juga untuk menginfokan tawaran pekerjaan tersebut kepada atasan Anda. Hal ini mungkin bisa meningkatkan penilaian perusahaan tentang Anda sebagai aset yang berharga. Meminta kenaikan gaji saat mendapat tawaran kerja lain tentu harus dibarengi dengan hal positif apa yang Anda berikan pada perusahaan.

4. Harus Melatih Bawahan

Dalam divisi ataupun bagian Anda bekerja, tak jarang perusahaan akan menerima karyawan baru. Karena biasanya junior tersebut tidak mengetahui situasi kerja dalam perusahaan, atasan mungkin akan meminta Anda untuk mengajari mereka. Ketika Anda ditunjuk sebagai supervisor karyawan baru, hal ini bisa menjadi pertanda bahwa atasan puas dengan kinerja selama ini. Hal ini bisa menjadi kesempatan Anda untuk meminta kenaikan gaji. Selain beban pekerjaan menjadi lebih berat karena harus mengawasi karyawan baru, hal ini menandakan bahwa keberadaan Anda dalam perusahaan telah diakui. Jadi, percaya dirilah untuk mengajukan tambahan gaji.

5. Kinerja Divisi Memuaskan

Pada beberapa situasi, mungkin kemajuan perusahaan masih belum terlalu memukau. Tapi, meski secara keseluruhan perusahaan tidak sedang dalam kondisi yang membanggakan, Anda tetap dapat meminta kenaikan gaji saat divisi Anda berhasil memberikan kontribusi yang positif. Ketika divisi Anda berkembang dan memberikan keuntungan pada perusahaan dengan signfikan, hal ini bisa dimanfaatkan untuk memperbesar gaji. Yakinkan pada atasan bahwa meskipun kinerja perusahaan biasa saja, Anda adalah bagian penting dari divisi yang memberikan banyak andil positif. Bila perlu, tunjukkan bukti kesuksesan Anda dan divisi Anda dalam membantu menaikkan kinerja perusahaan. Jika bukti tersebut meyakinkan, bukan tak mungkin atasan akan menyetujui demand kenaikan gaji Anda.

 

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore