
Ilustrasi permainan tradisional yang dimainkan anak-anak. Lingokids
JawaPos.com - Permainan tradisional mulai terbuka bergeser dan tergantikan oleh gadget. Anak sekarang lebih sering bermain gadget daripada melakukan aktivitas fisik di luar ruangan.
Sementara banyak manfaat yang diperoleh dengan melakukan aktivitas fisik di luar ruangan. Kini ada permainan tradisional bernama Fit Olympic yang digagas oleh Madurasa Fitkidz, PT Madurasa Unggulan Nusantara.
Fit Olympic merupakan kompetisi seperti olimpiade untuk permainan tradisional yang diikuti oleh anak-anak sekolah dasar. Ada 3 cabang permainan tradisonal yang dipertandingkan; yaitu Bola Gebok, Gobak Sodor, dan Balap Karung Estafet.
"Melalui Fit Olympic, kami ingin mengajak anak-anak dan orang tua untuk bermain dan beraktivitas bersama di luar ruangan, sambil melestarikan permainan-permainan tradisional yang sudah mulai dilupakan," ujar Direktur Pemasaran PT Madurasa Unggulan Nusantara, Prina Sukma Selasa (29/4).
Menurutnya, dengan bergerak, tubuh anak-anak bisa tetap fit, daya tahan tubuh tetap bugar. Dengan begitu ayah dan bunda tidak perlu khawatir lagi jika anak-anak bermain di luar ruangan, karena hal ini sangat bermanfaat untuk tumbuh kembang anak.
"Selain asupan bergizi, bermain dan bergerak membuat daya tahan tubuh buah hati bisa lebih kuat," ungkapnya.
Dilansir dari Lingokids, anak-anak akan lebih gembira berinteraksi dengan teman-teman mereka ketika bermain game klasik atau tradisional. Setidaknya ada tiga manfaat yang bisa dirasakan sang anak dari permainan tradisional.
Photo
Saat anak-anak bermain bersama temannya di luar ruangan, maka akan melatih mereka berinteraksi terhadap sekitar. (Istimewa)
Melatih Kreativitas
Anak-anak yang bermain mainan tradisional akan selalu terus menikmati permainan tersebut. Permainan tradisional melatih aktivitas fisik, keterampilan sosial, kreativitas, imajinasi, kompetisi.
Merangsang Kognitif
Permainan anak-anak tradisional merangsang pertumbuhan mereka, baik fisik maupun intelektual. Otak atau daya pikir anak akan lebih kreatif sebab mereka bermain sambil belajar dengan teman-teman sebaya.
Banyak Teman
Tak hanya sendiri di depan gadget. Anak-anak akan menambah banyak teman menjalin persahabatan ketika bermain mainan tradisional. Sebab permainan tradisional umumnya melibatkan banyak anak-anak sebaya dan bisa dilakukan secara kelompok.
Photo

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
