
Ilustrasi shio Babi Tanah.
JawaPos.com - Hari Raya Imlek menjadi momentum untuk saling menghargai dan menjunjung tinggi toleransi. Berdasarkan perhitungan Tionghoa, tahun ini dinaungi dengan shio Babi Tanah.
Menurut Ahli Fengsui Suhu Yo, ada banyak makna yang bisa dipetik dari tahun Babi Tanah. Ada beberapa sudut pandang baik positif maupun negatif. Itu semua hanya tinggal umat manusia yang menjalani kehidupannya ke depan.
"Shio Babi Tanah itu yang terakhir. Shio yang pertama kan tikus," katanya kepada JawaPos.com baru-baru ini di Glodok, Jakarta Barat.
Sisi positifnya, sesuai dengan wujudnya, babi dianggap sebagai hewan yang lucu dan menggemaskan. Bagi karakter kartun bahkan babi dianggap sebagai karakter yang menghibur untuk anak-anak.
"Positifnya itu babi itu lucu ya, sebagai kesenangan, hiburan, dan simbol kerendahan hati. Babi juga menjadi simbol kemakmuran dan kesehatan, semoga Indonesia terus makmur ya dan selamat," ujarnya.
Sedangkan sisi negatifnya, biasanya tahun yang ditandai dengan shio terakhir seringkali mengalami kesulitan ekonomi. Tiga tahun terakhir seringkali bertepatan dengan shio terakhir seperti monyet, anjing, dan babi.
"Maka biasanya yang jadi kendala adalah masalah ekonomi. Misalnya pebisnis harus pandai mencari peluang untuk berinvestasi," kata Suhu Yo.
Nah, bagi shio-shio yang sedang beruntung di tahun ini tentu tak boleh menyia-nyiakan kesempatan. Mereka adalah kerbau, naga, dan kambing.
Sedangkan shio yang stabil yaitu kelinci dan tikus. Lalu shio yang sedang sulit atau ciong tahun ini adalah monyet, ular, macan, dan babi.
Namun hal itu tergantung pribadi masing-masing mau percaya atau menganggapnya sebagai hiburan saja. Sebab latar belakang munculnya shio pun salah satunya disebutkan berawal dari legenda. Dewa Langit menggelar perlombaan lari yang diikuti 13 hewan. Namun salah satu hewan yang tak berhasil lolos dalam perlombaan adalah kucing. Sedangkan tikus adalah hewan nomor satu, sehingga diurutkan pada shio pertama di kalender Tionghoa.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
