Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 22 Agustus 2015 | 19.27 WIB

Konsumsi Daging Merah Tidak Baik, Jika…

Photo - Image

Photo

Jawapos.com-Terlalu banyak mengkonsumsi daging merah juga tak baik. Sumber protein satu ini mempunyai kekurangan yang perlu diketahui. Misalnya, proses mencerna daging dalam usus yang membutuhkan waktu yang lama. ''Seluruh enzim dikerahkan untuk memecah daging. Sebab, kandungan gizi dalam daging bukan protein saja,''ujar  Nutritionist lulusan University of British Columbia, Kanada, Florencia Laksmana.

Ia menyarankan, untuk asupan protein dari daging merah disesuaikan dengan aktivitas fisik. Konsumsi daging juga wajib dibatasi, sesuai dengan kebutuhan. ''Daging kan bukan protein saja. Ada lemak dan kolesterol,'' lanjut perempuan kelahiran Surabaya, 30 Desember 1985, itu.

Sambung florencia, bahwa protein dalam daging merah berubah menjadi asam amino. Nah, asam amino disimpan ke bentuk glikogen dalam otot. ''Agar otot terbentuk baik, perlu aktivitas fisik dan olahraga. Kalau tidak, hanya akan menumpuk,'' paparnya.

Jika dikonsumsi berlebih dan tidak diimbangi pola hidup sehat, dua zat tersebut berisiko mengendap di tubuh. Selain mengakibatkan kegemukan, penyakit rawan mampir. (all/jpg)

Editor: Arwan
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore