
Tradisi menjahili orang biasa dilakukan saat 1 April alias
JawaPos.com - Hati-hati kena prank hari ini, 1 April. Awal bulan April dikenal dengan istilah April Mop atau April Fool's Day.
Tanggal 1 April menjadi hari ajang iseng sedunia untuk menggoda dan menipu seseorang untuk sekadar iseng serta bercanda. Sebetulnya sejak kapan tradisi ini dilakukan?
Ternyata sudah dimulai sejak abad 15 lho! Ketika itu dimulai oleh Inggris seperti dilansir dari USA Today, Jumat (1/4).
Meskipun ada hari libur serupa di Roma dan Inggris kuno, referensi sejarah tertua datang dalam puisi Flemish dari tahun 1561 di mana seorang bangsawan menyuruh pelayannya melalukan sebuah 'tugas bodoh' pada 1 April.
Hal itu tertuang salam sejarah liburan yang ditulis oleh Stephen Winick dari Pusat Kehidupan Rakyat Amerika Perpustakaan Kongres. Perayaan April Mop menyebar ke seluruh Inggris selama abad ke-18, termasuk di Skotlandia yang merayakan tradisi itu dengan acara dua hari.
Sementara itu, masyarakat Yunani percaya jika membodohi orang lain di April Mop, maka akan mendatangkan keberuntungan. Kira-kira pada era yang sama di Prancis, orang-orang mengadopsi perubahan kalender dari minggu terakhir bulan Maret ke 1 Januari.
Hal itu karena perpindahan dari kalender Julian ke kalender Gregorian, yang ditetapkan dalam Dewan Trent dan disebut April Mop karena dipermainkan, menurut History.com. Gereja Katolik juga mungkin memiliki andil soal Hari April Mop lebih dahulu.
Sebuah perayaan 'Feast of Fools' seperti karnaval, awalnya diadakan di Prancis dan Inggris abad pertengahan pada 1 Januari. Namun kemudian, perayaan tersebut dilarang pada abad ke-15, menurut The Washington Post.
Dan pada abad ke-19, Hari April Mop telah menjadi andalan budaya di Amerika. "Hari pertama bulan April adalah hari dimana kita mengingat 364 hari lainnya dalam setahun, tentu itu hanya lelucon yang salah," kata Mark Twain, menurut Encyclopedia of American Folklore.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
