
Para pekerja di kedai teh G-Cha dan Ba-Cha, Shibuya, Tokyo. (spoon-tamago)
JawaPos.com – Sebuah kedai teh unik di kawasan Shibuya, Tokyo, menarik perhatian publik karena seluruh staf pelayannya berusia di atas 70 tahun.
Di tengah citra Shibuya sebagai pusat budaya anak muda Jepang, kedai bernama G-Cha dan Ba-Cha justru hadir dengan konsep yang berbeda. Para karyawannya mengenakan topi baseball dan kacamata hitam layaknya anak muda, tetapi usia minimum untuk bekerja sebagai pelayan adalah 70 tahun.
Kedai tersebut menerapkan sejumlah aturan khusus demi kenyamanan para pekerja lanjut usia. Mereka melayani pelanggan sambil duduk dan diperbolehkan beristirahat kapan saja ketika merasa lelah.
Namun ada satu aturan yang dianggap paling penting, yakni pekerjaan harus tetap menyenangkan.
Nama G-Cha dan Ba-Cha merupakan permainan kata dari "ojiichan" dan "obaachan", sebutan akrab untuk kakek dan nenek dalam bahasa Jepang, serta "ocha" yang berarti teh.
Kedai ini dibuka pada Maret lalu oleh Entaku Produce Inc. bersama Tokyu Corp. dengan tujuan memberikan kesempatan bagi lansia untuk tetap aktif, sehat, dan bahagia melalui pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan mereka.
Direktur kreatif proyek tersebut, Suguru Myoen, mengatakan Shibuya dipilih karena dikenal sebagai tempat lahirnya berbagai budaya dan ide baru di Jepang.
"Jepang menghadapi tantangan besar berupa populasi yang menua. Sangat berarti jika kami bisa memperkenalkan gagasan untuk mengatasinya dari Shibuya," ujarnya.
Menurut data pemerintah Jepang per Desember 2025, sebanyak 36,21 juta penduduk atau sekitar 30 persen populasi Jepang berusia 65 tahun ke atas.
Antusiasme terhadap konsep ini ternyata sangat tinggi. Meski hanya mempekerjakan 19 staf di bagian depan, kedai tersebut telah menerima sekitar 100 lamaran kerja sejak proses rekrutmen dibuka.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
