Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 4 Oktober 2025 | 20.16 WIB

Roasting yang Tepat Bakal Membuat Kopi Tetap Enak Dipadupadankan dengan Apa Saja

Cafe Barberadi Jalan Panglima Polim III, Nomor 116 Blok M, Melawai, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Jakarta Selatan. (Istimewa)

JawaPos.com - Selama ini banyak orang bertanya-tanya apa kuncinya untuk sebuah sajian kopi yang enak? Apakah disajikan oleh barista, racikan ala Italia, atau jenis biji asal kopi itu sendiri? 

Managing Director Cafe Barbera menuturkan, kunci kopi enak adalah dari cara roasting-nya dan bagaimana memadupadankan sehingga menemukan kopi yang sesuai selera. 

"Kami bahkan mencampurkan tujuh jenis kopi dari Brasil, Kostarika, Kolumbia, dan Indonesia yang di-roasting secara individual satu per satu jenis kopi untuk menjadikan kopi yang enak. Tetapi perlu diingat bahwa kopi itu sangat personal dan subyektif," ungkap Elio saat peluncuran kembali Cafe Barbera di Jakarta Selatan baru-baru ini. 

Elio menerangkan, Cafe Barbera yang didirikan oleh pendahulunya setia pada kopi-kopi dengan rasa yang enak. "Kopi ini di-roasting oleh ahlinya yang kemudian diberi julukan the magician of coffee. Itulah kenapa logo kami bergambar penyulap kopi kecil," kata Elio. 

Menurut Elio menegaskan, Italia mempunyai tradisi menikmati kopi yang sangat tua. "Cara me-roasting kopi di Italia membuat kopi kami terkenal karena bisa memunculkan rasa lain yang unik misalnya dark chocolate. Kemudian Italia juga menjadi pengekspor kopi ke berbagai penjuru dunia. Kopi itulah yang kemudian menjadi ragam pilihan para pecintanya dalam bentuk espresso, americano, capuccino," tutur Elio yang merupakan generasi keenam pemilik bisnis Cafe Barbera itu.

Sejak enam bulan lalu, Cafe Barbera kembali hadir di Indonesia, khususnya di Jakarta Selatan. Kafe ini dikelola oleh pasangan suami istri, Ikhsan dan Yani Yuliana. Lokasinya di Jalan Panglima Polim III, Nomor 116 Blok M, Melawai, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Jakarta Selatan. 

Secara waralaba, Cafe Barbera merupakan salah satu perusahaan kopi tertua di dunia. Sebelumnya pernah dibuka tujuh tahun lalu di sebuah mall di kawasan Jakarta Selatan. Kemudian terpaksa tutup pada saat pandemi Covid-19 melanda dunia. 

"Akhirnya enam bulan lalu, kami sebagai pemegang master franchise Cafe Barbera menemukan tempat yang sangat strategis di Jakarta Selatan dan kemudian secara resmi kami luncurkan kembali baru-baru ini. Bertepatan dengan Elio Barbera yang punya waktu hadir di Indonesia," kata Yani mengawali perbincangan kepada wartawan. 

Dalam berbisnis kafe dengan segmentasi kopi, Yani tidak terlalu risau. Dia percaya Cafe Barbera mempunyai segmen pecinta kopi tersendiri. Selain alasan waralaba ini sudah teruji dan berdiri sejak ratusan tahun lalu hingga kini sampai generasi keenam, Cafe Barbera punya brand yang kuat. Dengan hadirnya Cafe Barbera di banyak negara seperti UK, Dubai, Greek, Manila, dll. 

"Selebihnya, di sini kami bisa punya ruang yang sangat nyaman untuk meeting, work from cafe, ruang pamer, seminar, juga pertemuan komunitas yang dielngkapi wifi. Ruang parkirnya juga luas dan tempatnya sungguh nyaman hingga bisa menampung 200 orang." 

Menariknya ketika pengunjung datang, di Cafe Barbera aroma kopi terasa saat melalui pintu. semua serba berbau Italia, penggemar kopi bisa memilih espresso italiano, cappucino italiano, flat white, mocaccino atau bahkan pistachio latte.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore