
Artis dan Chef Nicky Tirta. (Istimewa)
JawaPos.com-- Artis sekaligus chef Nicky Tirta memberikan pencerahan ke ibu-ibu PKK untuk mengurangi penggunaan garam di dalam makanan. Menurut dia, penggunaan garam berlebih pada makanan bisa berdampak serius pada kesehatan. Bisa mengakibatkan hipertensi, memicu stroke, diabetes, gagal ginjal, hingga serangan jantung.
Edukasi yang dilakukan Nicky Tirta ini berlangsung dalam suasana santai dan menyenangkan dalam acara mengusung tajuk Gembira di Kebayoran Park Hotel, Jakarta Selatan, Selasa (15/7). Acara tersebut dihadiri sekitar 150 ibu-ibu PKK dari Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
Menurut Nicky Tirta, salah solusi untuk mengurangi penggunaan garam berlebih pada makanan dengan menambahkan MSG pada masakan. Menurut sang chef, selain dapat menambah gurih dan nikmat makanan, penggunaan MSG juga bisa mengurangi garam cukup besar.
Nicky Tirta merasa perlu memberikan edukasi ke ibu-ibu PKK terkait masakan sehat untuk meluruskan informasi yang tidak benar atau kurang tepat yang selama ini berkembang di masyarakat bahwa MSG berbahaya. Menurut Nicky Tirta, penggunaan secara proporsional justru bisa bikin makanan lebih sehat.
“Bekerjasama dengan Ajinomoto Health Provider, kita memberikan dukasi. Karena informasi bergulir sangat cepat, kadang-ladang ada berita hoax atau tidak tepat, tapi malah dipercaya masyarakat,” kata Nicky Tirta.
Menurut pria berusia 42 tahun, edukasi untuk mengurangi penggunaan garam memiliki tantangan tersendiri. Meski juga seorang publik figur, dia tetap kesulitan untuk memberikan informasi yang benar yang bisa menjangkau banyak lapisan masyarakat.
Oleh sebab itu, Nicky Tirta merasa harus terus berkolaborasi dengan banyak pihak agar berita hoaks atau kurang tepat yang selama ini beredar di masyarakat bisa terjelaskan dengan baik.
"Selain memberikan edukasi, aku juga melakukan presentasi masakan nasi goreng selimut tapi very simpel. Pastinya gizinya seimbang karena ada protein, ada sayuran, semuanya dikemas dengan penampilan yang cantik. Simpel buat keluarga, bisa jadi bekel, bisa jadi ide jualan juga,” terangnya.
Sebelumnya, ahli gizi dari Universitas Esa Unggul, Nazhif Gifari, mengungkapkan pentingnya pengurangan garam pada masakan. Menurut dia, garam berlebih tidak boleh terjadi karena dapat mengakibatkan dehidrasi dan hipertensi yang merupakan pangkal masalah kesehatan memicu stroke, diabetes, gagal ginjal, bahkan bisa mengakibatkan serangan jantung.
Menyiasati pengurangan garam pada masakan, Nazhif Gifari memberikan opsi iuntuk menggunakan MSG untuk memberikan rasa gurih. Menurut dia, penggunaannya dapat mengurangi garam hingga 30 persen. Dan MSG hanya mengandung sekitar 12 persen natrium.
"Satu gram garam mengandung 400 mg natrium. Sedangkan 1 gram MSG mengandung hanya 133 mg natrium, sepertiganya," paparnya.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
