Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 17 Juli 2025 | 17.46 WIB

Nicky Tirta Beri Pencerahan ke Ibu-ibu, Kurangi Garam Pada Masakan Demi Kesehatan

Artis dan Chef Nicky Tirta. (Istimewa) - Image

Artis dan Chef Nicky Tirta. (Istimewa)

JawaPos.com-- Artis sekaligus chef Nicky Tirta memberikan pencerahan ke ibu-ibu PKK untuk mengurangi penggunaan garam di dalam makanan. Menurut dia, penggunaan garam berlebih pada makanan bisa berdampak serius pada kesehatan. Bisa mengakibatkan hipertensi, memicu stroke, diabetes, gagal ginjal, hingga serangan jantung.

Edukasi yang dilakukan Nicky Tirta ini berlangsung dalam suasana santai dan menyenangkan dalam acara mengusung tajuk Gembira di Kebayoran Park Hotel, Jakarta Selatan, Selasa (15/7). Acara tersebut  dihadiri sekitar 150 ibu-ibu PKK dari Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Menurut Nicky Tirta, salah solusi untuk mengurangi penggunaan garam berlebih pada makanan dengan menambahkan MSG pada masakan. Menurut sang chef, selain dapat menambah gurih dan nikmat makanan, penggunaan MSG juga bisa mengurangi garam cukup besar. 

Nicky Tirta merasa perlu memberikan edukasi ke ibu-ibu PKK terkait masakan sehat untuk meluruskan informasi yang tidak benar atau kurang tepat yang selama ini berkembang di masyarakat bahwa MSG berbahaya. Menurut Nicky Tirta, penggunaan secara proporsional justru bisa bikin makanan lebih sehat.

“Bekerjasama dengan Ajinomoto Health Provider, kita memberikan dukasi. Karena informasi bergulir sangat cepat, kadang-ladang ada berita hoax atau tidak tepat, tapi malah dipercaya masyarakat,” kata Nicky Tirta.

Menurut pria berusia 42 tahun, edukasi untuk mengurangi penggunaan garam memiliki tantangan tersendiri. Meski juga seorang publik figur, dia tetap kesulitan untuk memberikan informasi yang benar yang bisa menjangkau banyak lapisan masyarakat. 

Oleh sebab itu, Nicky Tirta merasa harus terus berkolaborasi dengan banyak pihak agar berita hoaks atau kurang tepat yang selama ini beredar di masyarakat bisa terjelaskan dengan baik.  

"Selain memberikan edukasi, aku juga melakukan presentasi masakan nasi goreng selimut tapi very simpel. Pastinya gizinya seimbang karena ada protein, ada sayuran, semuanya dikemas dengan penampilan yang cantik. Simpel buat keluarga, bisa jadi bekel, bisa jadi ide jualan juga,” terangnya.

Sebelumnya, ahli gizi dari Universitas Esa Unggul, Nazhif Gifari, mengungkapkan pentingnya pengurangan garam pada masakan. Menurut dia, garam berlebih tidak boleh terjadi karena dapat mengakibatkan dehidrasi dan hipertensi yang merupakan pangkal masalah kesehatan memicu stroke, diabetes, gagal ginjal, bahkan bisa mengakibatkan serangan jantung.

Menyiasati pengurangan garam pada masakan, Nazhif Gifari memberikan opsi iuntuk menggunakan MSG untuk memberikan rasa gurih. Menurut dia, penggunaannya dapat mengurangi garam hingga 30 persen. Dan MSG hanya mengandung sekitar 12 persen natrium. 

"Satu gram garam mengandung 400 mg natrium. Sedangkan 1 gram MSG mengandung hanya 133 mg natrium, sepertiganya," paparnya.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore