
Ilsutrasi Rawon ala Devina Hermawan/ Youtube Devina Hermawan
JawaPos.com - Kalau berbicara soal kuliner khas Surabaya, rasanya belum sah kalau belum mencicipi rawon. Sup hitam dengan aroma rempah yang khas ini memang jadi andalan kota pahlawan.
Saking terkenalnya, banyak wisatawan dari berbagai daerah sengaja datang hanya untuk menikmati semangkuk rawon autentik di Surabaya.
Nah, kalau Anda berencana berburu rawon di kota ini, berikut empat tempat yang wajib masuk daftar kunjungan Anda:
1. Rawon Setan Mbak Endang
Nama Rawon Setan sudah melegenda di kalangan pecinta kuliner. Warung ini terkenal karena buka hingga larut malam, bahkan dulu sempat buka hingga dini hari—makanya disebut "setan". Yang membuat Rawon Setan Mbak Endang istimewa adalah potongan daging sapinya yang besar-besar dan empuk, disiram kuah rawon pekat berwarna hitam dengan rasa gurih yang dalam.
Satu porsi rawon di sini disajikan dengan nasi putih hangat, sambal pedas, dan tauge kecil yang segar. Rasanya? Satu sendok saja sudah cukup membuat ketagihan. Tidak heran kalau tempat ini selalu ramai, apalagi di akhir pekan.
2. Rawon Kalkulator Taman Bungkul
Bagi yang ingin merasakan rawon sambil menikmati suasana santai, Rawon Kalkulator di Taman Bungkul adalah pilihan yang tepat. Julukan "kalkulator" muncul karena kecepatan para pelayan menghitung total harga makanan di luar kepala, cepat seperti kalkulator!
Soal rasa, Rawon Kalkulator tidak perlu diragukan. Kuah rawonnya kaya rempah, tidak terlalu manis, dan sangat cocok disantap dengan kerupuk udang atau empal goreng yang tersedia. Suasananya yang santai di tengah taman kota membuat pengalaman makan rawon di sini semakin berkesan.
3. Rawon Gajah Mada
Rawon Gajah Mada, atau yang sering disebut Rawon GM, juga termasuk salah satu yang legendaris di Surabaya. Lokasinya strategis dan tempat makannya cukup nyaman untuk keluarga maupun rombongan.
Yang membedakan Rawon GM adalah keseimbangan rasa kuah yang tidak terlalu berminyak, tetapi tetap gurih dan mantap. Potongan daging sapinya juga lembut dan terasa sekali bumbunya. Banyak wisatawan memilih tempat ini karena selain rasanya enak, pelayanannya juga cepat dan ramah.
4. Rawon Pak Pangat
Satu lagi yang tak boleh terlewat: Rawon Pak Pangat. Warung ini sudah berdiri sejak puluhan tahun lalu dan dikenal konsisten menjaga cita rasa rawon tradisional.
Di sini, Anda akan menemukan kuah rawon dengan warna hitam pekat yang berasal dari kluwek asli, bukan pewarna buatan. Daging sapinya empuk dan bumbunya meresap hingga ke dalam serat daging. Banyak pelanggan juga merekomendasikan tambahan telur asin untuk memperkaya rasa. Porsinya pas, dan harganya masih sangat bersahabat.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
