Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 7 Januari 2026 | 18.09 WIB

Resep Smoked Brisket Batokok, Sensasi Dendeng Minang dengan Sentuhan Modern

Potret smoked brisket batokok yang pedas gurih ala Minang. (Sumber: instagram.com/@machelwie) - Image

Potret smoked brisket batokok yang pedas gurih ala Minang. (Sumber: instagram.com/@machelwie)

JawaPos.com - Masakan Minang dikenal dengan cita rasanya yang kuat, pedas, dan kaya bumbu.

Salah satu hidangan ikoniknya adalah dendeng batokok, olahan daging yang direbus hingga empuk, digeprek, lalu disajikan dengan sambal cabai segar yang menggugah selera.

Tekstur daging yang lembut berpadu dengan sambal pedas asam menjadi ciri khas yang sulit dilupakan.

Kini, dendeng batokok hadir dalam versi yang lebih praktis dan modern, yakni Smoked Brisket Batokok.

Tanpa menghilangkan karakter aslinya, penggunaan brisket asap menghadirkan aroma smoky yang khas dan rasa daging yang lebih dalam.

Cocok untuk kamu yang ingin menikmati masakan tradisional dengan sentuhan baru di rumah.

Smoked Brisket Batokok tetap mempertahankan konsep dasar dendeng batokok, yaitu daging empuk yang dipadukan dengan sambal segar.

Perbedaannya terletak pada jenis daging yang digunakan. Jika biasanya dendeng batokok memakai sengkel sapi yang direbus lama, versi ini menggunakan brisket asap yang sudah empuk dan beraroma khas.

Dikutip dari Instagram @machelwie, resep ini terinspirasi dari dendeng batokok autentik Minang yang biasanya direbus hingga empuk, digeprek, lalu digoreng sebentar.

Namun pada versi brisket asap, proses memasak menjadi lebih singkat karena daging sudah memiliki tekstur yang lembut dan rasa gurih alami.

Sambal batokok dibuat dari cabai merah besar, cabai merah keriting, cabai rawit, bawang merah, dan kemiri yang dihaluskan kasar.

Sambal ini tidak dimasak terlalu lama agar rasa segar dan pedasnya tetap terasa.

Tambahan air asam jawa memberikan sentuhan asam yang khas dan menyeimbangkan rasa gurih daging.

Teknik “batokok” atau memukul daging bertujuan agar sambal lebih mudah meresap ke serat daging.

Setelah daging digeprek, sambal dituang di atasnya sehingga setiap gigitan terasa pedas, gurih, dan sedikit asam. Hidangan ini sangat cocok disajikan dengan nasi hangat dan lalapan sederhana.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore