
Mango Sticky Rice, hidangan populer khas Thailand yang mendunia dan memiliki khasiat kesehatan. (Asia Makes)
JawaPos.com - Mango Sticky Rice atau Kao Niew Mamuang, adalah salah satu hidangan penutup paling populer di Thailand. Dilansir Lifestyle Asia Hongkong, keistimewaan sajian ini terletak pada perpaduan sempurna antara irisan mangga segar, nasi ketan lembut, siraman santan gurih, serta taburan kacang kuning yang renyah.
Seiring pesatnya pertumbuhan pariwisata Thailand di akhir abad ke-20, Mango Sticky Rice pun ikut mendunia. Dikutip dari Rimping, banyak wisatawan yang jatuh cinta dengan kombinasi rasa uniknya.
Popularitasnya kian meluas berkat ulasan para blogger dan influencer kuliner internasional. Bahkan pada tahun 2019, situs TasteAtlas menempatkan Mango Sticky Rice dalam daftar 50 Hidangan Penutup Terbaik di Dunia. Tidak hanya dijual di warung jalanan, kini sajian ini juga sering muncul di restoran Thailand berbintang Michelin di berbagai negara.
Lebih dari Sekadar Manis: Manfaat Nasi Ketan Mangga
Selain nikmat, Mango Sticky Rice ternyata juga menyimpan banyak manfaat kesehatan. Menurut Mangott Foods, hidangan ini bebas gluten sekaligus ramah vegan karena seluruh bahannya berbasis nabati.
Inti dari sajian ini adalah mangga matang yang segar dan berair. Buah ini kaya vitamin C sebagai antioksidan yang membantu menjaga daya tahan tubuh dan membuat kulit bercahaya.
Selain itu, mangga juga mengandung vitamin A yang penting bagi kesehatan mata dan fungsi sel. Dengan kandungan serat alaminya, mangga mendukung pencernaan sekaligus membantu mengatur kadar gula darah.
Polifenol yang ada di dalamnya juga memiliki sifat anti-inflamasi dan potensi antikanker. Rata-rata satu porsi mangga hanya mengandung sekitar 60 kalori, tanpa lemak maupun kolesterol.
Komponen lainnya adalah santan, yang memberikan tekstur creamy khas Mango Sticky Rice. Meski sering dianggap terlalu berlemak, santan sebenarnya mengandung medium-chain triglycerides (MCT), sejenis lemak sehat yang cepat diubah tubuh menjadi energi.
MCT dikaitkan dengan peningkatan metabolisme dan fungsi otak. Santan juga kaya kalium dan magnesium, dua elektrolit penting untuk hidrasi dan pemulihan otot. Yang menarik, santan adalah alternatif bebas susu, sehingga aman bagi mereka yang intoleran laktosa atau memilih pola makan nabati.
Terakhir, ketan, sama sekali tidak mengandung gluten. Secara alami nasi ketan aman dikonsumsi oleh penderita celiac atau sensitivitas gluten. Dipadukan dengan mangga segar dan santan, hidangan ini menjadi pilihan praktis, sehat, dan ramah bagi hampir semua orang.
Secara keseluruhan, Mango Sticky Rice adalah dessert vegan penuh keseimbangan, manis alami dari mangga, kekayaan rasa santan tanpa produk susu, serta karbohidrat dari ketan yang memberi energi tahan lama.
Cara Membuat Mango Sticky Rice
Resep membuat Mango Sticky Rice juga relatif mudah diikuti di rumah. Rachel Cooks Thai membagikan langkah-langkahnya:
(*)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
