Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 26 Agustus 2025 | 18.30 WIB

10 Sambal Khas Nusantara: Jangan Ngaku Warga Indonesia Kalau Belum Cobain Salah Satunya!

Ilustrasi sambal unik yang jadi ciri khas tiap daerah. (Freepik)

 
JawaPos. Com – Indonesia terkenal dengan kuliner sambal. Ada banyak jenis sambal yang tersebar di berbagai daerah.
 
Sambal biasanya dijadikan sebagai pendamping makanan. Seperti nasi uduk, nasi rames, nasi kucing, dan lain-lain.
 
Meski demikian, tiap daerah memiliki ciri khas sendiri dalam pembuatan sambal. Namun bahan dasarnya tetap sama menggunakan cabai, yang membedakan cara memasak dan bumbunya.
 
Beberapa daerah bahkan memiliki sambal dengan bahan yang unik. Seperti di Aceh yang terkenal dengan sambal ganja. Lalu bagaimana di tempat lain?
 
Mengutip dari cookpad.com, inilah beberapa jenis sambal khas Nusantara. Apa saja itu? Berikut sepuluh sambal unik di Indonesia yang wajib kamu tahu.
 
1. Sambal Krecek
 
Jika melihat sambal ini, pasti kamu mengira ini bukan sambal. Karena bentuknya hampir mirip dengan oseng rambak.
 
Tapi, bagi warga Yogyakarta kuliner ini disebut sebagai sambal krecek. Bahan dasarnya terbuat dari kulit sapi atau krecek yang dimasak dengan santan, cabai, salam, dan lengkuas.
 
Sambal krecek ini biasanya dijadikan sebagai pendamping gudeg. Rasanya manis, gurih, dan pedas.
 
2. Sambal Tanak
 
Sambal tanak merupakan sambal khas warga Minang. Kuliner ini terbuat dari cabai dan bawang uang diblender, kemudian dimasak bersama dengan santan, asam kandis, dan ikan teri.
 
Bisa dikatakan, sambal ini juga disebut sambal teri. Rasanya gurih pedas, sangat cocok dimakan bersama nasi panas.
 
3. Sambal Dabu-dabu
 
Sambal ini mirip dengan sambal matah dari Bali. Namun yang membedakan pada bahan dasarnya yang lebih sederhana.
 
Sambal dabu-dabu khas Manado ini dibuat dari cabai merah, tomat, kemangi, bawang merah, dan minyak panas.
 
Kamu tidak perlu lama-lama membuatnya, cukup lima menit sambal ini bisa dinimati.
 
4. Sambal Tempoyak
 
Sambal tempoyak sangat cocok bagi pecinta durian. Kuliner ini sering dijumpai di wilayah Kalimantan. Biasanya dijadikan menu pendamping atau cocoln makanan.
 
Cara membuatnya, daging durian difermentasi dan ditambah dengan ulekan cabai merah. Rasanya unik, ada kesan manis dan pedas di lidah.
 
5. Sambal Roa
 
Seperti Namanya, sambal ini dibuat dari suwiran ikan roa yang dimasak dengan cabai merah. Rasanya gurih, pedas, dan mantap.
 
Sambal roa merupakan kuliner khas Makassar. Tidak hanya jadi menu pendamping teta[I juga bisa jadi lauk pauk. Apalagi sangat nikmat dimakan dengan nasi panas.
 
Selain itu, sambal roa juga sering jadi cocolan makanan, seperti pisang goreng.
 
6. Sambal Mangga
 
Kamu sudah mencoba sambal manga? Sambal ini sangat terkenal di wilayah Jawa dan Sumatra. Rasanya hampir mirip dengan ruja, pedas, manis, dan gurih.
 
Cara membuatnya, manga dipotong kecil-kecil lalu dibaluri ulekan cabai. Sambal ini sangat cocok dijadikan menu pendamping. Seperti ikan goreng.
 
7. Sambal Gandaria
 
Sambal ini terbuat dari buah gandaria khas Jawa Barat. Rasanya kecut, manis, dan pedas. Sangat cocok dipadukan dengan berbagai macam lauk Indonesia.
 
Cara membuatnya, iris buah gandaria. Lalu campurkan ulekan cabai yang sudah diberi terasi, gula, dan garam. Siapa saja pasti ngiler melihat sambal ini.
 
8. Sambal Gami
 
Sambal khas Bontang, Kalimatan Timur ini terbuat dari buah Nangka. Rasanya manis dan pedas.
 
Cara membuatnya, Nangka muda digoreng dengan terasi dan cabai rawit. Lalu, diulek dan diberi tambahan penyedap rasa. Sambal ini sangat cocok disajikan bersama lauk goreng.
 
9. Sambal Tumpang
 
Sambal ini terbuat dari tempe yang sudah layu. Kuliner ini sering ditemui di wilayah Jawa Timur. Rasanya gurih dan pedas.
 
Cara membuatnya, haluskan bawang merah, bawang putih, kencur, kemiri, dan cabai. Lalu campurkan tempe layu. Kemudian beri daun salam, jeruk, lengkuas, dan santan.
 
Jangan lupa tambahkan penyedap rasa, agar semakin mantap saat dimakan.
 
10. Sambal Cibiuk
 
Sambal ini datang dari Garut, Jawa Barat. Terbuat dari cabai hijau dan daun kemangi. Cara membuatnya, sama seperti sambal biasa. Namun ditambah dengan kencur, untuk menciptakan aroma khas.
 

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore