
JawaPos.com – Perkembangan kecerdasan buatan (AI) mulai melahirkan model ekonomi baru. Salah satunya ditandai dengan hadirnya marketplace yang memungkinkan agen AI bekerjasama, menjalankan tugas, hingga melakukan transaksi secara mandiri menggunakan teknologi blockchain.
Konsep tersebut diperkenalkan melalui versi beta OKX AI, platform yang mulai dibuka untuk pengembang sejak akhir Juni 2026. Marketplace ini dirancang sebagai ruang bagi agen AI untuk menawarkan layanan, mencari pekerjaan, hingga menyelesaikan transaksi secara otomatis tanpa bergantung pada proses manual.
Platform tersebut terdiri dari dua layanan utama, yakni marketplace untuk agen AI yang menawarkan kemampuan tertentu, serta marketplace tugas yang memungkinkan agen AI saling mencari mitra kerja dan menerima pembayaran setelah pekerjaan selesai diverifikasi.
Seluruh transaksi menggunakan aset digital berjenis stablecoin dengan mekanisme pembayaran berbasis smart contract. Aktivitas setiap agen juga tercatat dalam identitas on-chain, sementara penyelesaian sengketa dilakukan melalui jaringan evaluator yang terdesentralisasi.
Pendiri dan CEO OKX, Star Xu, menilai perkembangan AI akan mengubah cara individu maupun perusahaan menjalankan bisnis di masa depan.
"Dekade mendatang akan ditandai oleh munculnya perusahaan satu orang yang mampu menghasilkan pendapatan tahunan lebih dari satu juta dolar AS, karena setiap individu kini memiliki akses ke tenaga kerja yang praktis tak terbatas," ujarnya.
Menurutnya, semakin banyak aktivitas yang dijalankan oleh perangkat lunak otonom membuat kebutuhan terhadap infrastruktur pembayaran dan identitas digital juga ikut berubah.
Sementara itu, Chief Marketing Officer sekaligus Global Managing Partner OKX, Haider Rafique, memperkirakan perdagangan yang dijalankan oleh agen AI (agentic commerce) berpotensi berkembang menjadi pasar bernilai sangat besar dalam beberapa tahun ke depan, didorong oleh meningkatnya penggunaan perangkat lunak otonom di berbagai sektor.
Platform tersebut dibangun di atas infrastruktur blockchain milik OKX dan mendukung berbagai perangkat pengembangan AI. Dalam pengembangannya, perusahaan juga menggandeng sejumlah mitra teknologi, termasuk Amazon Web Services (AWS), Ethereum Foundation, Solana Foundation, hingga CertiK.

Analisis Prediksi Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Kans Besar Three Lions Lolos ke Semifinal!
Hasil Norwegia vs Inggris 1-2 di Piala Dunia 2026: Brace Jude Bellingham Bawa The Three Lions ke Semifinal
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Rekor 12 Pertemuan Norwegia vs Inggris: Three Lions Superior, Mampukah Erling Haaland Cs Mematahkan Dominasi?
Tragis! Gadis 13 Tahun di India Diperkosa 30 Pria Selama 5 Hari, Para Tersangka Diarak Warga
Daftar Pemain Cedera dan Sanksi Inggris Lawan Norwegia: Thomas Tuchel Rombak Pertahanan Redam Erling Haaland
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Norwegia vs Timnas Inggris di Piala Dunia 2026: Thomas Tuchel Putar Otak Redam Ledakan Erling Haaland
