
Investor melihat pergerakan kripto Bitcoin melalui handphone di Depok, Jawa Barat, Rabu (10/12/2025). (Salman Toyibi/ Jawa Pos)
Menurut Iskandar, struktur yang jelas dalam memilih aset dapat membantu investor membangun kebiasaan investasi yang lebih disiplin. “DCA bukan sekadar soal otomatisasi, tapi soal memahami karakter aset dan konsistensi menjalankan strategi,” lanjutnya.
Namun demikian, meski DCA sering dianggap lebih aman, strategi ini bukan tanpa risiko. DCA tidak menjamin keuntungan, terutama jika aset yang dipilih memiliki fundamental lemah atau tidak sesuai dengan tujuan investasi.
Karena itu, investor pemula tetap disarankan untuk memahami kategori aset yang dipilih, menyesuaikan nominal investasi dengan kemampuan finansial, serta menyadari bahwa fluktuasi harga adalah bagian dari investasi kripto.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
