Ilustrasi Dogecoin yang sedang menghadapi tren penurunan harga. (Dhimas Ginanjar/Dall E/JawaPos.com)
JawaPos.com – Dua hari setelah “Black Friday Crash” mengguncang pasar kripto, suasana mulai berbalik arah.
Harga mulai stabil, dan para whale (pemegang besar aset kripto) terlihat kembali bergerak membeli.
Data on-chain menunjukkan tiga altcoin utama mulai diborong secara masif: Dogecoin (DOGE), Synthetix (SNX), dan Aster (ASTER).
Aksi beli ini terjadi saat harga masih di level rendah pascajual panik, menandakan akumulasi strategis oleh investor besar yang bersiap menghadapi potensi reli berikutnya.
Dogecoin menjadi salah satu altcoin pertama yang kembali diburu setelah penurunan tajam. Menurut data IntoTheBlock, whale yang memegang lebih dari 100 juta DOGE menambah kepemilikannya dari 27,56 miliar menjadi 29,81 miliar DOGE sejak 11 Oktober, setara Rp 7,84 triliun pada harga saat ini.
Pola ini menunjukkan gelombang kedua akumulasi, di mana investor besar menilai harga saat ini sebagai peluang beli.
Secara teknikal, DOGE bergerak dalam pola symmetrical triangle, dengan resistensi di USD 0,214 (sekitar Rp 3.500).
Jika menembus level ini, target jangka pendeknya berada di USD 0,242–0,270 (Rp 3.960–Rp 4.420).
Sementara jika turun di bawah USD 0,205, DOGE berisiko terkoreksi ke USD 0,185. Menariknya, Smart Money Index (SMI) menunjukkan tren naik, sinyal bahwa investor berpengalaman ikut membeli bersama whale.
Altcoin berbasis Ethereum ini jadi rebounder terkuat usai crash, melonjak 80% dalam 24 jam.
Katalisnya datang dari antusiasme terhadap peluncuran bursa derivatif (perpetual DEX) yang dikembangkan Synthetix di jaringan Ethereum.
Namun lonjakan harga ternyata juga didukung oleh aksi akumulasi whale.
Dompet besar menambah kepemilikan sebanyak 560.000 SNX (senilai USD 1,23 juta) hanya dalam satu hari, naik 86,2% dibanding posisi sebelumnya.
Grafik harian SNX menunjukkan breakout dari ascending channel, pola teknikal yang menandakan kelanjutan tren naik.
Jika momentum ini berlanjut, harga bisa menembus target teknikal di USD 6,0, atau naik 212% dari titik breakout.
Dukungan terdekat ada di USD 1,74–1,10, sedangkan resistensi berikut di USD 3,96–4,48.
Analis memperkirakan, akumulasi berkelanjutan dari whale bisa menjaga momentum ini, terutama menjelang peluncuran resmi DEX.
Altcoin baru ini menarik perhatian besar karena fiturnya yang unik — memungkinkan trading lintas rantai dengan jaminan berbunga.
Dalam 24 jam terakhir, whale menambah kepemilikan 1,82 juta ASTER (USD 2,7 juta), naik 4,06%.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Prediksi Susunan Pemain Korsel vs Republik Ceko: Son Heung-min Tegaskan Siap Bantu Taegeuk Warrior Menang!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Prediksi Kanada vs Bosnia di Piala Dunia 2026: Tuan Rumah Dibayangi Ancaman Kuda Hitam dari Eropa
