Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 2 Oktober 2025 | 18.20 WIB

Dari Eksperimen Digital Jadi Aset Global, Inilah Mengapa Bitcoin Disebut Revolusi Kriptografi

Ilustrasi Bitcoin. (Dhimas Ginanjar/Dall E/JawaPos.com)

JawaPos.com – Bitcoin yang dulu dianggap sekadar eksperimen digital kini menjelma menjadi aset global dengan nilai fantastis. Saat ini, harga Bitcoin diperdagangkan di USD 116.492 atau setara Rp 1,93 miliar per koin.

Dikutip dari Bitcoinist, Kamis (2/10), dua tokoh besar teknologi, Eric Schmidt dan Jack Dorsey, kompak menyebut bahwa BTC adalah pencapaian revolusioner yang akan terus bertahan di masa depan.

Eric Schmidt, mantan CEO Google, menilai Bitcoin sebagai capaian kriptografi yang luar biasa. “Kemampuan menciptakan sesuatu yang tidak bisa diduplikasi di dunia digital memiliki nilai yang sangat besar,” katanya. Ia menekankan desain jaringan Bitcoin yang aman, tanpa perantara, dan terdesentralisasi adalah lompatan besar dalam dunia kriptografi modern.

Schmidt menambahkan, keunikan Bitcoin menjadikannya berbeda dari aset digital lain. Karena tidak dapat digandakan, ia percaya bahwa lebih banyak individu dan korporasi akan membangun ekosistem di atas jaringan Bitcoin di masa depan. “BTC sangat bermanfaat, terutama untuk banyak aplikasi komputer,” ujarnya.

Pernyataan Schmidt memperkuat pandangan bahwa Bitcoin bukan sekadar “emas digital”, tetapi juga fondasi teknologi yang mampu mengubah cara dunia memandang uang.

Jack Dorsey, CEO Square sekaligus salah satu pendiri Twitter, juga menegaskan keyakinannya terhadap masa depan Bitcoin. Dalam sebuah wawancara dengan Michael Saylor, ia menyebut Bitcoin akan terus melayani individu dalam dekade mendatang.

Meski kecepatannya lebih lambat dibanding jaringan lain seperti Ethereum, Dorsey menilai itu justru kekuatan utama. “Kecepatan rendah memberi umur panjang dan prediktabilitas, sekaligus meningkatkan keamanan dan keterandalan,” ujarnya. Dengan sifat tersebut, ia yakin Bitcoin mampu menjadi mata uang utama internet.

Dorsey bahkan menyebut BTC akan melayani miliaran orang dalam 10 tahun ke depan. Baginya, Bitcoin bukan hanya instrumen investasi, tetapi juga pondasi sistem keuangan global yang lebih inklusif dan transparan.

Pengakuan dua figur besar dunia teknologi ini menunjukkan betapa jauh perjalanan Bitcoin dari sebuah percobaan digital menjadi aset finansial yang diakui secara luas. Kini, bukan hanya investor yang melirik, tetapi juga para pemimpin teknologi dan keuangan yang melihat BTC sebagai inovasi fundamental.

Dengan kapitalisasi pasar lebih dari USD 2,32 triliun atau sekitar Rp 38.583 triliun, Bitcoin semakin memantapkan posisinya bukan hanya sebagai investasi, tetapi juga sebagai simbol perubahan besar di dunia keuangan modern.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore