
Ilustrasi harga Bitcoin (BTC) yang turun. (Dhimas Ginanjar/Dall E/JawaPos.com)
JawaPos.com – Pasar kripto kembali mengalami tekanan kuat pada Rabu (24/9), meskipun sempat menunjukkan sedikit perbaikan dibanding hari sebelumnya.
Nilai total kapitalisasi pasar kripto (total crypto market cap/TOTAL) menyusut sebesar USD 32 miliar atau setara Rp 532 triliun hanya dalam 24 jam, turun ke level USD 3,81 triliun atau sekitar Rp 63.398 triliun.
Penurunan ini terjadi di tengah kondisi pasar yang masih rawan. Menurut laporan Bitcoinist, jika tekanan jual terus berlanjut, ada potensi pasar kripto turun lebih dalam ke kisaran USD 3,73 triliun atau sekitar Rp 62.027 triliun.
Namun bila mampu memantul dari level saat ini, reli pemulihan bisa mendorong kapitalisasi pasar menuju USD 3,89 triliun atau Rp 64.699 triliun.
Harga Bitcoin (BTC) pada perdagangan hari ini turun ke level USD 111.874 atau sekitar Rp 1,86 miliar, setelah sebelumnya gagal mempertahankan dukungan di USD 112.500 atau Rp 1,87 miliar.
Jika tekanan jual tidak mereda, BTC terancam turun ke level psikologis USD 110.000, yang setara dengan Rp 1,83 miliar.
Indikator RSI (Relative Strength Index) juga menunjukkan kecenderungan melemah karena telah turun di bawah batas netral 50. Ini menandakan dominasi sentimen bearish yang bisa memperpanjang kerugian investor BTC.
Namun, bila harga mampu merebut kembali dukungan di USD 112.500, potensi pemulihan ke USD 115.000 atau Rp 1,91 miliar masih terbuka.
Di antara altcoin, token Story (IP) mengalami penurunan paling tajam. Dalam 24 jam terakhir, harganya anjlok 12,5 persen ke level USD 11,86 atau sekitar Rp 197.270. Ini menjadi koreksi signifikan setelah sempat mendekati rekor tertinggi sepanjang masa.
Token IP kini berada sedikit di atas level dukungan USD 11,82. Jika titik ini jebol, harga bisa meluncur ke USD 10,48 atau Rp 174.035. Namun, bila ada pembalikan arah, IP bisa pulih ke USD 13,60 atau Rp 226.304, membuka peluang untuk kembali menantang rekor tertinggi di kisaran USD 14,94 atau Rp 248.217.
Meskipun ada kabar positif dari pembentukan satuan tugas kripto bersama antara Amerika Serikat dan Inggris, efeknya belum signifikan terhadap pergerakan harga.
Tim ini dibentuk untuk memperkuat pengawasan dan memberikan kejelasan hukum terhadap pasar kripto. Namun, pelaku pasar tampaknya masih menunggu langkah konkret berikutnya.
Singkatnya, pasar kripto saat ini berada dalam posisi krusial. Tekanan jual belum hilang sepenuhnya, dan sentimen investor masih cenderung hati-hati. Jika level dukungan berhasil dipertahankan, ada peluang untuk bangkit. Tapi jika tidak, pasar bisa masuk fase koreksi lanjutan.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
