
Ilustrasi altseason. (Dhimas Ginanjar/Dall E/JawaPos.com)
JawaPos.com – Dominasi Bitcoin di pasar kripto perlahan mulai bergeser. Menurut laporan terbaru dari Coinbase dan Pantera Capital yang dikutip dari BeInCrypto dan Coindesk, Rabu (20/8), altcoin diprediksi akan mengambil alih sorotan pasar mulai September mendatang.
Fenomena ini biasa dikenal sebagai altseason, periode ketika token-token alternatif seperti Ethereum, Solana, hingga aset DeFi mengalami reli besar dan mengungguli performa Bitcoin.
Pantera Capital mengamati bahwa altcoin sudah mulai unjuk gigi dalam siklus kenaikan harga belakangan ini. Ini menjadi tanda pergeseran dari reli yang sebelumnya didominasi oleh Bitcoin, baik saat peluncuran spot ETF pada akhir 2023 hingga awal 2024, maupun saat lonjakan harga karena isu politik Amerika Serikat di pertengahan 2024.
“Kontribusi altcoin terhadap pertumbuhan pasar masih di kisaran 35 persen dalam siklus saat ini,” tulis Pantera dalam laporannya. “Namun secara historis, kontribusinya bisa menembus 55 hingga 66 persen seperti pada siklus 2015–2021. Artinya, masih ada potensi pertumbuhan 20 persen lagi dari altcoin.”
Data terbaru menunjukkan bahwa kapitalisasi pasar altcoin telah melonjak lebih dari 50 persen sejak Juli 2025, dan kini menembus USD 1,4 triliun atau setara Rp 22.820 triliun. Sementara dominasi Bitcoin turun dari 65 persen pada Mei menjadi di bawah 58 persen pada Agustus.
Coinbase menambahkan bahwa minat investor ritel terhadap altcoin juga meningkat, salah satunya terlihat dari lonjakan pencarian Google untuk kata kunci "altcoins" yang kembali ke level tertinggi sejak Januari 2018.
Selain itu, regulasi yang mulai terbentuk lewat RUU GENIUS dan CLARITY di Amerika Serikat turut menambah kepercayaan pasar, khususnya terhadap Ethereum yang saat ini juga mencatat arus masuk institusional dalam bentuk aset dunia nyata (real-world assets).
Di sisi lain, laporan dari firma riset Bernstein juga menguatkan optimisme jangka panjang. Mereka memprediksi pasar bull kripto akan bertahan lebih lama dari perkiraan semula, dan bisa mencapai puncaknya pada 2027, bukan 2025 atau 2026.
Tak tanggung-tanggung, Bernstein memperkirakan Bitcoin akan menyentuh harga USD 150.000 hingga USD 200.000 dalam satu tahun ke depan. Dengan kurs Rp 16.300 per USD, itu berarti sekitar Rp 2,4 miliar hingga Rp 3,26 miliar per BTC. Namun, yang menarik, analisis Bernstein justru menyoroti bahwa setelah itu, giliran Ethereum, Solana, dan token-token DeFi yang akan mendominasi pasar.
Dalam laporan yang sama, Bernstein juga menaikkan target harga saham Robinhood dari USD 105 menjadi USD 160 karena diprediksi mendapat manfaat besar dari reli kripto mendatang. Saham Robinhood saat ini berada di kisaran USD 115 atau Rp 1,87 juta.
Coinbase juga diposisikan sebagai penerima manfaat utama karena ekspansi bisnis derivatifnya, sedangkan adopsi stablecoin USDC milik Circle diproyeksi melonjak hingga USD 173 miliar atau Rp 2.819 triliun pada 2027.
Bernstein menyimpulkan, jika suku bunga mulai menurun pada akhir 2025, minat terhadap produk-produk kripto berbasis yield seperti staking akan kembali meningkat. Ini akan memperpanjang reli hingga dua tahun ke depan, dan memberi panggung lebih besar bagi altcoin untuk bersinar.

Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Haiti: Danilo Ingin Selecao Kuasai Permainan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Jadwal Moto3 Ceko 2026! Veda Ega Pratama P14 dan Langsung Lolos Q2
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
