Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 6 Juni 2025 | 22.41 WIB

Strategi Volatilitas Kripto Saat Event Makroekonomi

Ilustrasi gambar kripto/(Freepik).

JawaPos.com - Dalam dunia investasi, khususnya pasar kripto, dikenal sangat sensitif terhadap gejolak perekonomian global. Berbagai peristiwa yang terkait dengan event makroekonomi seperti pengumuman suku bunga The Fed, inflasi AS, atau data ketenagakerjaan, misalnya, harga aset digital seperti Bitcoin dan Ethereum kerap mengalami lonjakan volatilitas.

Hal ini membuat para investor berpikir untuk mencari strategi matang agar tidak terjebak dalam pergerakan harga ekstrem.

Menurut laporan dari CoinDesk (2024), pasar kripto semakin terhubung dengan ekonomi global. Kebijakan moneter bank sentral, inflasi, dan data tenaga kerja AS kini berdampak langsung terhadap sentimen investor di pasar aset digital.

Hal ini terjadi karena institusi keuangan besar yang berpartisipasi di pasar kripto juga memperhitungkan risiko makroekonomi dalam strategi mereka.

Strategi Jitu Hadapi Volatilitas Kripto

1. Pantau Kalender Ekonomi Global
Gunakan kalender ekonomi dari TradingView, Investing.com, atau Forexfactory untuk mengetahui jadwal rilis data ekonomi penting. Hindari membuka posisi besar dalam kripto menjelang event berdampak tinggi seperti FOMC meeting atau data CPI (Consumer Price Index) AS.

2. Gunakan Stop Loss & Trailing Stop
Dengan menggunakan fitur stop loss dan trailing stop, investor bisa mengunci keuntungan sekaligus membatasi potensi kerugian. Menurut analisis CryptoQuant, volatilitas yang meningkat bisa memicu likuidasi besar-besaran pada leverage tinggi.

3. Diversifikasi Portofolio
Jangan hanya berinvestasi pada satu aset kripto. Diversifikasi ke stablecoin (seperti USDT, USDC) atau aset yang cenderung lebih defensif saat pasar gonjang-ganjing bisa menjadi pelindung portofolio.

4. Kurangi Leverage Jelang Event Besar
Data dari Glassnode menunjukkan bahwa banyak trader yang menggunakan leverage tinggi mengalami kerugian signifikan saat pasar bergerak tajam karena event makroekonomi. Mengurangi ukuran posisi dan leverage bisa membantu bertahan di tengah ketidakpastian.

5. Ikuti Sentimen Pasar Lewat Media dan On-Chain Data
Pantau tren di media sosial, berita ekonomi global, serta data on-chain dari platform seperti Santiment dan CryptoQuant. Ini bisa membantu memprediksi arus modal masuk dan keluar dari bursa kripto.

Oleh karena itu, volatilitas merupakan bagian tak terpisahkan dari pasar kripto, terutama saat terjadi peristiwa makroekonomi penting. Dengan memahami risiko dan menerapkan strategi proaktif, investor dapat lebih siap menghadapi fluktuasi harga dan menghindari kerugian besar.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore