
Ilustrasi whale bitcoin. (Dhimas Ginanjar/Dall E/JawaPos.com)
JawaPos.com – Bitcoin (BTC) terus menunjukkan taringnya. Dalam tujuh hari terakhir, harga BTC melonjak hampir 12 persen, menembus berbagai level teknikal penting dan kini mendekati zona resistance utama. Di tengah momentum positif ini, aktivitas whale atau dompet besar juga mulai menunjukkan tanda-tanda akumulasi baru.
Dikutip dari beincrypto, Sabtu (26/4), jumlah alamat Bitcoin yang menyimpan antara 1.000 hingga 10.000 BTC kini naik tipis menjadi 2.006, setelah sebelumnya sempat turun ke 2.002 pada 23 April lalu. Meski pergerakannya kecil, sinyal ini menunjukkan pergeseran sentimen di kalangan pemain besar yang dapat menjadi fondasi bagi kelanjutan tren bullish.
Gerakan kecil dalam jumlah whale sering kali menandai perubahan besar dalam dinamika pasar. Whale, yang mencakup investor institusi, individu berkekayaan tinggi, atau pemegang jangka panjang, cenderung bergerak dengan strategi yang matang. Ketika jumlah dompet besar mulai stabil atau bertambah, itu bisa menjadi indikasi bahwa pasar bawah tengah dibangun.
Meski akumulasi ini tidak langsung memicu lonjakan harga tajam, ia menciptakan bantalan yang memperkecil risiko koreksi tajam dan membuka peluang tren naik berkelanjutan jika faktor makro mendukung.
Secara teknikal, indikator Ichimoku Cloud juga mendukung outlook bullish untuk Bitcoin. Saat ini, harga BTC diperdagangkan di atas garis biru (Tenkan-sen) dan garis merah (Kijun-sen), dua komponen penting yang berfungsi sebagai support dinamis jangka pendek.
Selain itu, awan hijau (Kumo) yang tebal dan terus naik di depan harga memperlihatkan bahwa Bitcoin memiliki basis dukungan kuat di bawahnya. Dengan semua komponen Ichimoku tersusun dalam pola bullish, tren naik diperkirakan masih akan berlanjut setidaknya dalam jangka pendek hingga menengah, selama harga tidak menembus ke bawah support dinamis tersebut.
Saat ini, Bitcoin diperdagangkan di kisaran USD 95.318 atau sekitar Rp 1,56 miliar (kurs Rp 16.400 per USD). Target terdekatnya adalah menembus resistance di USD 96.484 (Rp 1,58 miliar) dan USD 99.472 (Rp 1,63 miliar). Jika momentum ini bertahan, peluang Bitcoin menyentuh dan melampaui batas psikologis USD 100.000 (Rp 1,64 miliar) semakin besar.
Namun, analis memperingatkan adanya risiko koreksi jika support di USD 92.920 (Rp 1,52 miliar) gagal dipertahankan. Jika itu terjadi, Bitcoin berpotensi turun ke USD 88.839 (Rp 1,46 miliar) atau bahkan USD 86.533 (Rp 1,42 miliar).
Meski berbagai indikator mendukung tren positif, pelaku pasar tetap disarankan untuk berhati-hati. Kenaikan cepat seperti ini sering kali diikuti oleh koreksi sehat sebelum melanjutkan kenaikan lebih lanjut. Jika BTC berhasil menembus USD 100.000 dalam beberapa hari ke depan, ini akan menjadi momen bersejarah lain dalam perjalanan harga Bitcoin.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
