Ilustrasi Bitcoin. (Dhimas Ginanjar/Dall E/JawaPos.com)
JawaPos.com – Fenomena kekayaan digital terus mendunia. Jumlah miliuner kripto global melonjak 40 persen, menjadi 241.700 orang per pertengahan 2025.
Laporan Crypto Wealth Report 2025 yang dirilis Henley & Partners menyebut Bitcoin sebagai pendorong utama kenaikan ini, seiring valuasi pasar aset digital yang telah menembus USD 3,3 triliun atau sekitar Rp 54.931 triliun.
Khusus dari Bitcoin saja, jumlah orang yang memiliki kekayaan lebih dari USD 1 juta melonjak 70 persen secara tahunan, mencapai 145.100 orang.
Itu artinya, sekitar 60 persen miliuner kripto berasal dari Bitcoin, termasuk 450 centimiliuner (orang yang memiliki aset di atas USD 100 juta atau Rp 1,66 triliun).
Laporan ini juga menyebutkan munculnya 36 miliarder kripto, dengan 17 di antaranya mengandalkan Bitcoin sebagai aset utama mereka. Artinya, Bitcoin kini bukan hanya instrumen investasi spekulatif, melainkan telah berubah menjadi alat simpan kekayaan dan jaminan aset.
“Bitcoin kini bukan lagi sekadar investasi, tapi mulai menjadi mata uang dasar untuk perlindungan kekayaan,” kata Philipp A. Baumann, pendiri Z22 Technologies, dikutip Kamis (24/9).
Total pengguna kripto global saat ini diperkirakan mencapai 590 juta orang, atau 7,4 persen dari populasi dunia. Angka ini naik 5 persen dari tahun lalu. Dari jumlah itu, pemilik Bitcoin mencapai 295 juta orang, naik 7 persen dibanding tahun lalu.
Meski begitu, dalam konteks global, populasi miliuner kripto masih sangat kecil. UBS dalam Global Wealth Report menyebut total miliuner dunia mencapai 60 juta orang, artinya miliuner kripto baru mewakili 0,4 persen dari seluruh populasi miliuner global.
Henley & Partners juga merilis Crypto Adoption Index, yang menilai negara berdasarkan regulasi, infrastruktur, dan adopsi publik. Singapura, Hong Kong, dan Amerika Serikat berada di posisi teratas.
Singapura dan Australia unggul dari sisi regulasi.
Monako dan Uni Emirat Arab jadi paling ramah pajak.
Amerika Serikat unggul dalam adopsi publik.
Hong Kong unggul di sisi infrastruktur.
Singapura menonjol dalam hal inovasi.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
