
Ilustrasi XRP. (Dhimas Ginanjar/Dall E/JawaPos.com)
JawaPos.com – Setelah sempat tergelincir selama dua hari terakhir, pasar kripto kembali menguat pada Rabu (27/8). Pemulihan ini dipimpin oleh XRP, yang mencatat lonjakan harga 6 persen dalam 24 jam terakhir. Kenaikan ini menempatkan XRP sebagai salah satu altcoin dengan performa terbaik, mengungguli Ethereum, Solana, bahkan Bitcoin yang hanya naik tipis 1 persen.
Kabar menarik lainnya datang dari Chicago Mercantile Exchange (CME), yang mencatat bahwa open interest untuk seluruh kontrak futures kripto kini menembus USD 30 miliar atau setara dengan Rp 489 triliun. XRP bahkan mencatat rekor sebagai kontrak tercepat yang menembus angka USD 1 miliar dalam waktu kurang dari tiga bulan.
Tak hanya dari sisi harga, minat institusional terhadap XRP juga menunjukkan peningkatan. Analis ETF ternama, Nate Geraci, menyebut bahwa potensi minat terhadap ETF XRP mungkin masih sangat diremehkan. “Banyak orang meremehkan potensi permintaan ETF spot XRP,” tulisnya di X, dikutip dari CoinDesk, Rabu (27/8).
Ethereum juga menunjukkan penguatan signifikan. Koin yang selama beberapa pekan terakhir menjadi sorotan ini naik 5 persen dan bertengger di kisaran USD 4.586 atau sekitar Rp 74,8 juta. Ethereum tampaknya mulai pulih setelah sempat terseret koreksi pasar dan kini berada dalam posisi konsolidasi di atas zona support penting USD 4.400 (Rp 71,7 juta).
Sementara itu, data dari Arkham Intelligence mengungkap adanya aktivitas paus kripto yang cukup mengejutkan. Seorang investor besar membeli Ethereum senilai USD 2,5 miliar (Rp 40,7 triliun) hanya dalam hitungan jam, dan langsung melakukan staking seluruh aset tersebut melalui satu kontrak tunggal. Langkah ini memperkuat keyakinan bahwa Ethereum masih dianggap sebagai aset utama untuk jangka panjang, terutama oleh institusi.
Namun, XRP kembali jadi bahan perdebatan di kalangan analis. Beberapa pengamat, seperti Pumpius, menyebut bahwa XRP punya potensi besar melebihi sekadar alat pembayaran. Dalam unggahannya di X, ia menyebut bahwa XRP dapat menjadi pondasi sistem identitas digital berbasis biometrik dan DNA, yang akan menjadi standar baru dalam sistem keuangan digital global.
Pumpius menilai bahwa XRP Ledger sudah memiliki protokol dan infrastruktur yang memadai untuk mengakomodasi inovasi ini, termasuk proyek DNA Protocol yang sudah aktif dikembangkan di jaringan XRP. Jika prediksi ini terbukti, Pumpius yakin XRP dapat menjadi lapisan settlement universal dengan nilai pasar triliunan dolar, bahkan bisa menembus harga USD 10.000 (Rp 163 juta) per koin.
Namun, analis lain seperti Jaydee justru bersikap lebih realistis. Ia memperingatkan investor untuk tidak terjebak narasi harga XRP yang terlalu fantastis. “Harga USD 10.000 itu ilusi. Bahkan USD 1.000 pun tidak realistis,” tegasnya. Ia juga mengkritik influencer kripto yang menjual mimpi ke investor ritel tanpa dasar yang kuat.
Di tengah optimisme yang sedang tinggi, sebagian analis juga mengingatkan potensi koreksi dalam waktu dekat. Data dari Santiment menunjukkan bahwa sentimen pasar mulai terlalu panas, terutama menjelang rilis data inflasi PCE (Personal Consumption Expenditures) pada Jumat mendatang. Data ini bisa menjadi indikator penting arah kebijakan suku bunga The Fed.
Sejarah juga tidak berpihak pada pasar kripto di bulan September. Selama sembilan tahun terakhir, Bitcoin rata-rata mencatat penurunan 4,5 persen pada bulan tersebut. Jika pola ini terulang, maka kekuatan reli saat ini bisa saja diuji kembali.
Meski begitu, saat ini XRP menunjukkan ketahanan yang kuat. Harga berada di kisaran USD 2,92 atau sekitar Rp 47.600, meski sempat terkoreksi dalam sehari terakhir. Jika konsolidasi ini bertahan di atas level support penting, XRP dan altcoin lain berpeluang melanjutkan reli hingga memasuki bulan Oktober yang sering disebut sebagai “Uptober,” periode yang secara historis identik dengan kenaikan harga kripto.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
