
Ilustrasi emas dan bitcoin yang harganya melonjak. (Dhimas Ginanjar/Dall E/JawaPos.com)
JawaPos.com – Harga Bitcoin (BTC) terus menunjukkan ketahanan dengan bergerak stabil di kisaran USD 93.531 atau sekitar Rp 1,53 miliar (kurs Rp 16.400/USD), pada Kamis (25/4).
Sementara itu, harga emas terus merangkak naik, bahkan bank investasi JP Morgan memprediksi bisa menembus USD 4.000 per troy ounce atau sekitar Rp 65,6 juta per troy ons di tahun depan.
Kondisi ini menandakan semakin panasnya pertarungan antara dua aset utama yang sering disebut sebagai safe haven—tempat aman bagi investor saat pasar penuh ketidakpastian.
Bitcoin Konsolidasi Dekat Puncak Bitcoin saat ini mengalami fase konsolidasi, bergerak dalam rentang sempit USD 91.696 hingga USD 94.212 dalam 24 jam terakhir.
Kenaikan mingguan mencapai 10,47 persen, menandakan tren positif masih berlangsung meski volume perdagangan harian turun drastis 41 persen menjadi USD 31,82 miliar (sekitar Rp 521 triliun).
Kapitalisasi pasar BTC kini menyentuh USD 1,85 triliun (sekitar Rp 30.340 triliun), dengan dominasi pasar sedikit menurun ke 64,32 persen. Ini menunjukkan adanya minat baru terhadap altcoin, meski BTC tetap menjadi penguasa pangsa pasar kripto.
Sementara itu, minat di pasar derivatif juga terlihat dari kenaikan 0,66 persen open interest untuk kontrak berjangka Bitcoin, menandakan masih ada posisi yang percaya harga bisa naik lebih tinggi.
Kerugian dari likuidasi pun minim, hanya USD 1,57 juta, dan mayoritas dialami oleh posisi jual (short) sebesar USD 1,55 juta—indikasi kuat bahwa pasar saat ini masih didominasi sentimen bullish.
Emas Semakin Dominan di Tengah Ketidakpastian Namun, perhatian pasar juga tertuju pada emas. Setelah mencetak rekor USD 3.500 per troy ons, harga emas masih bertahan di atas USD 3.300 dan terus mendapat dorongan dari kekhawatiran global, termasuk tarif dagang yang dilontarkan Presiden Donald Trump dan gejolak ekonomi Amerika Serikat.
Menurut JP Morgan, harga emas bisa mencapai USD 3.675 di akhir 2025 dan melampaui USD 4.000 (Rp 65,6 juta) pada pertengahan 2026. Di sisi lain, prediksi untuk Bitcoin pun tak kalah berani. Diproyeksikan bisa mencapai USD 200.000 (sekitar Rp 3,28 miliar) di akhir tahun ini.
Meskipun keduanya sering dibandingkan, data dari Newhedge menunjukkan bahwa korelasi antara Bitcoin dan emas saat ini ada di angka 0,49, cukup tinggi untuk dua aset yang dulunya dianggap berbeda dunia. Namun, dalam iklim makroekonomi yang tak menentu, korelasi ini diperkirakan akan semakin menguat.
Bitcoin, yang dulu dikenal sebagai uang digital, kini berperilaku layaknya emas digital—sama-sama diminati sebagai penyimpan nilai saat aset lain goyah. Apalagi, kripto ini menunjukkan tanda-tanda mulai lepas dari keterkaitannya dengan pasar saham (decoupling) dan lebih menonjol sebagai aset lindung nilai mandiri.
Duel Safe Haven Berlanjut Pertarungan antara Bitcoin dan emas tampaknya belum akan selesai dalam waktu dekat. Jika tekanan geopolitik, inflasi, dan ketidakpastian kebijakan moneter terus berlanjut, keduanya bisa jadi saling dorong dalam menarik arus investasi global.
Namun untuk saat ini, emas masih berada di puncak, sementara Bitcoin menunggu momen untuk melesat lebih jauh.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
