Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 17 Maret 2025 | 04.45 WIB

Pasokan Stablecoin Capai Rp 3.545 Triliun, Bisa Jadi Sinyal Bull Run Bitcoin Masih Berlanjut

 

Ilustrasi kripto. (Dimas Pradipta/JawaPos.com)

JawaPos.com – Pasokan stablecoin terus meningkat, menembus USD 219 miliar atau sekitar Rp 3.545 triliun, menandakan bahwa pasar kripto masih berada di tengah bull cycle, bukan di puncaknya.

Dikutip dari Cointelegraph, data dari IntoTheBlock menunjukkan bahwa stablecoin supply biasanya mencapai puncaknya saat pasar kripto berada di titik tertinggi, seperti yang terjadi pada April 2022 ketika pasokan stablecoin menyentuh USD 187 miliar sebelum bear market dimulai.

Kini, dengan angka yang terus meningkat, pasar masih memiliki ruang untuk reli lebih lanjut, terutama dengan masuknya dana baru melalui stablecoin yang menjadi jembatan utama antara fiat dan kripto.

Meski pasokan stablecoin meningkat, harga Ethereum (ETH) masih mengalami tekanan, turun 52% dalam tiga bulan terakhir dari puncaknya di USD 4.100 pada Desember 2024.

Saat ini, ETH berada di USD 1.929 atau sekitar Rp 31,3 juta, dengan potensi turun di bawah USD 1.900 jika tidak ada dorongan beli yang signifikan.

Di sisi lain, Bitcoin masih terjebak dalam pola sideways di kisaran USD 84.000. Para trader kini mengalihkan perhatian ke pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) pada Selasa (19/3), yang akan memberikan gambaran terkait kebijakan suku bunga AS.

Menurut Stella Zlatareva, analis dari Nexo, pergerakan Bitcoin yang mirip dengan indeks S&P 500 menunjukkan bahwa investor masih menunggu kejelasan ekonomi sebelum mengambil posisi lebih besar di pasar kripto.

Sementara itu, data dari CME Group’s FedWatch Tool menunjukkan 98% kemungkinan The Fed akan mempertahankan suku bunga, meskipun ada indikasi pelemahan ekonomi dari data Producer Price Index (PPI) dan klaim pengangguran awal di AS.

Terlepas dari volatilitas jangka pendek, VanEck tetap optimis terhadap pasar kripto di 2025, dengan prediksi bahwa Bitcoin bisa mencapai USD 180.000 (Rp 2,9 miliar) pada siklus ini. Sedangkan Ethereum, berpotensi naik ke USD 6.000 (Rp 97,2 juta) sebelum siklus bull run berakhir.

Dengan meningkatnya pasokan stablecoin dan potensi pemangkasan suku bunga AS, investor masih memiliki alasan untuk tetap optimis terhadap pergerakan kripto di tahun ini.

Namun, akankah momentum bullish terus berlanjut, atau pasar masih akan mengalami koreksi lebih lanjut? Semua mata kini tertuju pada keputusan The Fed minggu depan.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore