Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 30 Mei 2020 | 23.10 WIB

New Normal, Ahli Epidemiolog: Pilarnya Kesehatan Dulu Baru Ekonomi

Suasana tampak sepi di gerbong KRL Jurusan Parung Panjang - Tanah Abang, Jakarta, Jumat (17/4/2020). Pemerintah Kota Bogor bersama empat kepala daerah lainnya di Jawa Barat sepakat untuk mengusulkan penutupan sementara operasional kereta api listrik atau - Image

Suasana tampak sepi di gerbong KRL Jurusan Parung Panjang - Tanah Abang, Jakarta, Jumat (17/4/2020). Pemerintah Kota Bogor bersama empat kepala daerah lainnya di Jawa Barat sepakat untuk mengusulkan penutupan sementara operasional kereta api listrik atau

JawaPos.com - Pemerintah Indonesia sedang mempersiapkan berbagai pedoman dan protokol kesehatan menghadapi kehidupan di era normal yang baru atau New Normal dalam menghadapi pandemi Covid-19. Padahal, kasus baru Covid-19 terus bertambah setiap hari dan belum mencapai puncaknya.

Saat new normal, sekolah hingga pusat perbelanjaan akan dibuka. Termasuk pembukaan sejumlah pusat bisnis yang juga dilakukan secara bertahap.

Menanggapi rencana itu, Ahli Epidemiolog Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin Prof Ridwan Amiruddin menjelaskan pada situasi krisis wabah sebetulnya kesehatan masyarakat adalah yang utama. Kemudian setelah itu baru memikirkan soal ekonomi dan reputasi negara.

"Pilarnya sebetulnya kesehatan masyarakat dulu. Tapi di kita kan belum selesai, lalu sudah new normal kemudian ekonomi baru kemudian reputasi. Pengendalian kebijakan ini harus melalui regulasi. Misalnya masker menjadi kultur baru, physical distancing ditaati dan lainnya," katanya dalam konferensi pers virtual baru-baru ini.

Dia menegaskan agar masyarakat dalam era new normal nanti harus tetap menjaga imunitas dan menjaga jarak. Kemudian tetap melakukan program Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) di lingkungan masing-masing.

"Lindungi lingkungan misalnya ketika nanti sekolah dibuka, harus ada protokol bagaimana melindungi anak sekolah yang sebentar lagi mau masuk," jelas Prof Ridwan.

"Kemudian protokol di rumah tangga, bagaimana kepala keluarga bisa menjadi teladan dalam Pola Bersih Hidup dan Sehat," ujarnya.

Kesimpulannya, dibutuhkan peran serta masyarakat yang disiplin untuk bisa berhasil menjalankan era new normal. "Kalau tak ada yang mengawasi, new normal tak akan berjalan," tukasnya.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=pnPUTkaPP0Q

 

https://www.youtube.com/watch?v=ZpYKue5eIAE

 

https://www.youtube.com/watch?v=XsvwSQxVGJI

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore