
Ilustrasi vaksin Covid-19 buatan Pfizer (Dado Ruvic/Reuters)
JawaPos.com - Meski vaksin Covid-19 dari Pfizer dan Biontech asal Amerika Serikat dikatakan manjur hingga 95 persen, namun ada hal penting yang perlu jadi pertimbangan. Sebab, bagaimana caranya menyimpan vaksin di rantai pendingin (cold chain) dengan suhu yang sangat dingin. Untuk itu, sejumlah ilmuwan mendorong agar Pfizer mengubah syarat suhu penyimpanan vaksin.
Dilansir dari Fortune, Minggu (29/11), vaksin Pfizer sebelumnya disebutkan harus disimpan pada suhu sangat dingin -70 ° C. Artinya, vaksin tersebut harus disimpan di lemari es khusus yang harganya masing-masing mencapai USD 20 ribu.
Para ahli mengatakan bahwa persyaratan penyimpanan vaksin di rantai pendingin mungkin bisa dipertimbangkan kembali. Sebab, sejumlah penelitian yang dipelajari mengungkapkan bagaimana vaksin bereaksi terhadap suhu yang lebih hangat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Prediksi Skor Rennes vs Olympiakos: Tuan Rumah Andalkan Kekuatan Bermain di Roazhon Park
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Club Brugge di Liga Champions: Blauw-Zwart Bidik Kemenangan Tandang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Bonek Murka! Persebaya Dibantai Kendal Tornado, Uston Nawawi Gantikan Tavares?
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
8 Hal yang Dianggap Membosankan oleh Ekstrovert, tetapi Justru Menjadi Kebahagiaan bagi Introvert

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022