
BPJS
JawaPos.com - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) meminta agar aturan beban kerja dokter untuk kembali ditata. Permintaan itu berkaca dari kasus dr Stefanus Taofik, SpAn yang diduga meninggal karena kelelahan dalam bekerja saat piket Lebaran. Sebab kini beban kerja dokter dan tenaga medis lainnya di era Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan semakin tinggi.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dr Adib Khumaidi mencontohkan, satu dokter di rumah sakit besar sekelas Rumah Sakit Ciptomangunkusumo (RSCM) atau rumah sakit lainnya yang menjadi rujukan pasien BPJS bisa melayani sampai seratus pasien dalam sehari.
Idealnya dokter yang bertugas di poli tak boleh menangani lebih dari 50 pasien. "Poli rawat jalan itu satu dokter idealnya untuk 35-50 pasien. Namun era BPJS saat ini pasien polinya lebih banyak," tegasnya kepada JawaPos.com, Kamis (29/6).
Menurut Adib hal itu dapat memengaruhi fokus dan kinerja dokter. Sehingga bisa memengaruhi hasil diagnosa penyakit pasien. "Dokter bisa tidak fokus dan kelelahan. Hal itu bisa berpengaruh pada diagnosis pasien, pengaruhi beban kerja dan remunerasi," katanya.
Adib mencontohkan dokter spesialis dalam di era BPJS bisa melayani hingga seratus pasien. Bahkan di rumah sakit swasta yang menjadi favorit juga bisa mencapai lebih dari 50 pasien.
"Jangan sampai jumlah pasien membebani. Tentu hal itu terkait erat dengan mutu pelayanan dan loyalitas rumah sakit itu sendiri," tegasnya.
Pelayanan pada pasien tetap harus mengutamakann keselamatan (safety patient). Namun tempat pihak RS Pondok Indah Bintaro Jaya tempat Dokter Stefanus bertugas saat piket Lebaran memastikan saat kejadian tersebut pasien tidak terlalu banyak, karena sedang suasana Lebaran dan rumah sakit tersebut tergolong masih baru. Sehingga pihak rumah sakit menyebut jam kerja almarhum masih wajar. (cr1/JPG)

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
