Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 27 Juli 2022 | 19.07 WIB

2 Cara Penularan Ini Paling Cepat Sebarkan Penyakit Cacar Monyet

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Dengan ditetapkannya status darurat penyakit cacar monyet oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), masyarakat diminta mewaspadai penularan penyakit tersebut. Sudah 17 ribuan orang di dunia tertular cacar monyet. Penularan begitu cepat melalui sejumlah cara.

Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) dr. Adityo Susilo, SpPD, KPTI, FINASIM mengatakan penyakit cacar monyet bersifat zoonosis. Penularan utamanya melalui kontak manusia dengan darah, cairan tubuh, atau lesi pada mukosa maupun kulit hewan yang terinfeksi.

Di Afrika, kasus infeksi Cacar Monyet pada manusia yang pernah dilaporkan, berhubungan dengan riwayat kontak dengan hewan yang terinfeksi seperti monyet, tupai, tikus dan rodents lainnya. Memakan daging hewan terinfeksi yang tidak dimasak dengan matang juga dikatakan dapat menjadi metode penularan yang lainnya.

 

Kontak Erat Lewat Napas

Adapun penularan antar manusia, diduga dapat terjadi sebagai akibat dari kontak erat dengan pasien yang terinfeksi secara langsung (direct close contact) melalui paparan terhadap sekresi saluran napas yang terinfeksi. Makanya penggunaan masker tetap penting untuk perlindungan.

 

Kontak Erat Lewat Kulit

Kontak dengan lesi kulit pasien secara langsung, maupun berkontak dengan objek yang telah tercemar oleh cairan tubuh pasien adalah cara penularan paling cepat. Maka disarankan untuk segera mencuci tangan dan menjaga kebersihan.

"Selain itu, transmisi secara vertikal dari ibu ke janin melalui plasental (infeksi Cacar Monyet kongenital) juga dimungkinkan,” kata dr. Adityo Susilo.

 

Masa Inkubasi

Periode inkubasi cacar monyet berkisar antara 5-21 hari dengan rerata 6-16 hari. Setelah melewati fase inkubasi, pasien akan mengalami gejala klinis berupa demam tinggi dengan nyeri kepala hebat, limfadenopati, nyeri punggung, nyeri otot dan rasa lemah yang prominen.

Dalam 1-3 hari setelah demam muncul, pasien akan mendapati bercak-bercak pada kulit, dimulai dari wajah dan menyebar ke seluruh tubuh. Bercak tersebut terutama akan ditemukan pada wajah, telapak tangan dan telapak kaki. Seiring waktu bercak akan berubah menjadi lesi kulit makulopapuler, vesikel dan pustule yang dalam 10 hari akan berubah menjadi koreng.

Editor: Banu Adikara
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore