
Menkes Budi Gunadi Sadikin di puncak peringatan Pekan Imunisasi Dunia 2023.
JawaPos.com – Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengingatkan masyarakat untuk tidak mengonsumsi kecap manis secara berlebihan karena dapat memicu hipertensi. Pasalnya, kecap manis mengandung natrium tinggi.
Menurut Budi, banyak orang menganggap kecap manis aman dikonsumsi dalam jumlah banyak karena rasanya yang manis dan tidak terasa asin. Padahal, kandungan natrium di dalam kecap manis cukup tinggi dan dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan apabila dikonsumsi berlebihan.
“Sadar atau tidak, kita sering terjebak oleh rasa makanan. Kecap manis memang manis, tetapi yang perlu diwaspadai bukan kandungan gulanya melainkan kadar natriumnya,” katanya dikutip dari Instagram resminya, Senin (22/6).
Ia menjelaskan, satu sendok makan kecap manis mengandung sekitar 350 hingga 500 miligram natrium. Sementara Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan batas konsumsi natrium maksimal 2.000 miligram per hari.
Artinya, apabila seseorang menambahkan empat sendok makan kecap manis ke dalam satu porsi makanan, asupan natrium hariannya hampir mencapai batas maksimal yang dianjurkan.
Budi menilai bahwa kebiasaan masyarakat Indonesia yang gemar menambahkan kecap pada berbagai makanan, seperti soto, penyetan, bacem, gudeg, hingga sambal kecap, berpotensi meningkatkan konsumsi natrium tanpa disadari.
“Kecap manis sering menipu lidah karena tidak terasa asin. Padahal efeknya sama bahayanya. Natrium berlebih bukan soal rasa asin, melainkan sifatnya yang menahan air di tubuh sehingga tekanan darah meningkat dan jantung harus bekerja lebih keras,” jelasnya.
Kondisi tersebut, lanjutnya, dapat meningkatkan risiko hipertensi apabila berlangsung dalam jangka panjang, terutama pada orang yang memiliki faktor risiko atau riwayat tekanan darah tinggi.
Karena itu, Budi mengimbau masyarakat untuk mulai membatasi penggunaan kecap manis dalam makanan sehari-hari. Ia menyarankan penggunaan kecap secukupnya, sekitar satu sendok makan untuk satu porsi makanan.
Sementara bagi penderita hipertensi, ia mengingatkan agar lebih memperhatikan asupan natrium harian dan berkonsultasi dengan dokter untuk mengontrol tekanan darah secara rutin.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
