
Ilustrasi seorang pria yang tetap sehat memasuki usia setengah abad. (Freepik)
JawaPos.com - Memasuki usia 50 tahun ke atas, menjaga kesehatan sistem gerak menjadi semakin penting. Seiring bertambahnya usia, massa otot secara alami berkurang, kekuatan tubuh menurun, dan berbagai keluhan pada sendi mulai lebih sering muncul.
Kondisi ini dapat memengaruhi kemampuan seseorang untuk tetap aktif dan mandiri dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Salah satu masalah yang umum terjadi adalah sarcopenia, yaitu berkurangnya massa dan kekuatan otot akibat proses penuaan.
Dampaknya tidak hanya membuat tubuh lebih cepat lelah, tetapi juga meningkatkan risiko kehilangan keseimbangan, jatuh, hingga cedera. Selain itu, gangguan pada lutut, punggung, maupun sendi lainnya juga kerap dialami oleh kelompok usia lanjut.
Untuk membantu mempertahankan fungsi tubuh, latihan kekuatan atau resistance training menjadi salah satu metode yang banyak dianjurkan. Meski demikian, olahraga jenis ini perlu dilakukan dengan pendekatan yang tepat, terutama bagi mereka yang baru memulainya setelah memasuki usia 50 tahun.
Dokter ortopedi sekaligus Pendiri Siloam Hospitals Mampang, dr. Henry Suhendra, menekankan pentingnya memulai latihan secara bertahap dan menyesuaikannya dengan kemampuan fisik masing-masing individu.
"Kalau sudah diatas 50 tahun, cek dulu ada kiat-kiatnya, kita mulai lambat dulu. Latihan itu bisa saja tidak pakai beban, bisa pakai berat badan. Misalnya kita ambil contoh chair squat. Nah gini aja, kan ini kan sehari-hari kita lakukan," ujar dr. Henry dalam Siloam Orthovolution 2026: Symposium & Live Surgery yang digelar oleh Siloam Hospitals Mampang di Jakarta, dikutip Selasa (9/6).
Menurutnya, berbagai gerakan sederhana yang memanfaatkan berat badan sendiri dapat menjadi fondasi latihan yang aman dan efektif. Aktivitas seperti bangkit dari kursi, melakukan chair squat, atau berjalan menaiki tangga tidak hanya membantu memperkuat otot, tetapi juga mendukung kemampuan menjalankan aktivitas harian dengan lebih mudah.
"Jadi latihan-latihan pakai berat badan itu supaya kita bisa melakukan kegiatan sehari-hari dengan gampang," sambungnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Aris Sebut Dua Apartemennya Dipakai Endah Fitrianingsih dan Malik Bawazier Berselingkuh
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Fenerbahce vs Roma di Liga Champions: Duel Seru Berpotensi Seri
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Shakhtar Donetsk di Liga Champions: Kans Boeren Amankan 3 Poin
Rombongan Badan Pangan Ditembaki di Papua Pegunungan, 3 Orang Tewas
Viral Pernyataan Pribadi Deputi Bakom soal Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung Api di Indonesia
Prediksi Skor Sporting Lisbon vs Galatasaray di Liga Champions: Leões Sikat Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Slavia Prague vs Lens di Liga Champions: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Como vs RB Leipzig di Liga Champions: I Lariani Siap Libas Tim Tamu di Sinigaglia

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022