Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 17 April 2026 | 05.42 WIB

Penyebab Pusing Setelah Makan Daging, Ini 9 Faktor yang Sering Terjadi dan Cara Mengatasinya

Ilustrasi makan daging (Freepik) - Image

Ilustrasi makan daging (Freepik)

Beberapa jenis daging, terutama daging olahan, mengandung tiramin. Senyawa ini dapat memicu pelepasan hormon yang meningkatkan tekanan darah. Akibatnya, seseorang bisa mengalami pusing, mual, bahkan jantung berdebar.

5. Sindrom Sendi Rahang (TMJ)

Mengunyah daging yang alot dapat memberikan tekanan berlebih pada sendi rahang. Kondisi ini dikenal sebagai TMJ (temporomandibular joint syndrome). Selain nyeri rahang, TMJ juga bisa menyebabkan pusing dan sakit kepala.

6. Tekanan Darah Meningkat

Daging, terutama yang diolah dengan banyak garam dan lemak, dapat meningkatkan tekanan darah. Lonjakan tekanan darah inilah yang sering memicu rasa pusing setelah makan, terutama pada penderita hipertensi.

7. Asupan Lemak Jenuh Berlebih

Makanan seperti rendang atau gulai mengandung lemak jenuh tinggi. Konsumsi berlebihan dapat memengaruhi aliran darah dan memicu peradangan ringan dalam tubuh, yang pada akhirnya menimbulkan sensasi pusing.

8.  Dehidrasi Setelah Makan

Makanan berbahan dasar daging sering kali tinggi garam dan bumbu. Jika tidak diimbangi dengan konsumsi air putih yang cukup, tubuh bisa mengalami dehidrasi ringan yang ditandai dengan pusing dan lemas.

9. Beban Pencernaan yang Berat

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore