
Ilustrasi penggunaan vape. (Heritage Pointe Dental).
JawaPos.com - Kesadaran terhadap kesehatan kian meningkat di tengah masyarakat, termasuk di kalangan perokok dewasa yang mulai mencari alternatif untuk mengurangi paparan zat berbahaya dari rokok konvensional.
Salah satu produk yang banyak dilirik adalah rokok elektronik atau vape, selain produk tembakau dipanaskan dan kantong nikotin.
Dalam sebuah diskusi publik di Tangerang Selatan, Ketua Gerakan Bebas TAR & Asap Rokok (Gebrak), Garindra Kartasasmita, menjelaskan bahwa perbedaan utama antara rokok konvensional dan rokok elektronik terletak pada prosesnya.
Rokok dibakar, sementara rokok elektronik bekerja dengan memanaskan cairan yang mengandung nikotin hingga menghasilkan uap.
“Proses pembakaran pada rokok menghasilkan berbagai zat berbahaya. Sementara pada rokok elektronik, tidak ada proses pembakaran, sehingga profil risikonya berbeda,” ujarnya, dikutip Selasa (7/4).
Meski demikian, ia menegaskan bahwa perbedaan tersebut tidak serta-merta membuat rokok elektronik bebas risiko. Oleh karena itu, pemahaman yang utuh diperlukan agar perokok dewasa dapat mengambil keputusan yang lebih sadar, termasuk mempertimbangkan dampak bagi diri sendiri maupun orang lain.
Garindra juga menyoroti pentingnya etika dalam penggunaan produk alternatif tersebut. Pengguna diminta memperhatikan tempat dan situasi agar tidak mengganggu orang di sekitar, terutama di ruang publik atau area terbatas.
Sejumlah penelitian turut menyoroti perbedaan profil risiko antara rokok konvensional dan produk tembakau alternatif. Riset dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menunjukkan bahwa kadar toksikan pada rokok elektronik cenderung lebih rendah dibandingkan rokok berbasis pembakaran, mengacu pada parameter yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Temuan tersebut sejalan dengan studi internasional yang dipublikasikan di jurnal The Lancet. Studi kohort terhadap lebih dari 5.600 perokok dewasa di Amerika Serikat menunjukkan adanya perbaikan jangka pendek pada fungsi pernapasan pada individu yang beralih sepenuhnya dari rokok konvensional ke rokok elektronik dalam periode tertentu.

Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mentan Amran Terbang ke Jatim Pukul 06.00 WIB, Borong Inovasi ITS: Benih Jagung, Traktor Amfibi, hingga Alat Panjat Kelapa
Roberto Carlos Ungkap Tiga Pemain Terbaik Sepanjang Masa, Lionel Messi dan Pele Tak Masuk!
2 Alasan Vicky Prasetyo Belum Menjenguk Fangfang yang Sudah Melahirkan Buah Hatinya
Komentar Pedas Zlatan Ibrahimovic di Piala Dunia 2026 Bikin Heboh, Ini Deretan Frasa Ikoniknya
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Mediasi Ruben Onsu dan Sarwendah Digelar Tertutup, Ini yang Terjadi di Dalam Ruangan
