
Dr. dr. Vito Anggarino Damay, Sp.Jp (K). (Dok. Pribadi)
JawaPos.com – Unggahan akun media sosial Pakdhe Indro pada 26 Januari 2026 soal gagal jantung kembali jadi sorotan. Dalam konten tersebut, gagal jantung disamakan dengan cardiac arrest.
Informasi itu dinilai tidak tepat secara medis. Sebab, kedua kondisi tersebut memiliki perbedaan mendasar.
Dr. dr. Vito A. Damay, SpJP(K), FIHA, FAsCC, FICA menegaskan masyarakat perlu berhati-hati saat menjadikan media sosial sebagai rujukan. Termasuk saat mencari second opinion.
Menurutnya, mencari pembanding adalah hal yang wajar. Bahkan bisa dilakukan dari berbagai sumber, termasuk media sosial.
“Masyarakat berhak untuk second opinion. Termasuk juga second opinion dari informasi di media sosial,” ujarnya kepada JawaPos.com.
Namun, ia menegaskan ada batas yang tidak boleh dilanggar. Informasi yang tidak berasal dari sumber kredibel tidak bisa dijadikan dasar keputusan medis.
Kasus unggahan tersebut menjadi contoh nyata. Kesalahan memahami istilah medis bisa menimbulkan persepsi keliru.
Dokter Vito menjelaskan, gagal jantung bukanlah cardiac arrest. Gagal jantung terjadi saat pompa jantung melemah, sementara cardiac arrest adalah kondisi jantung berhenti mendadak.
Perbedaan ini sangat krusial. Sebab, penanganan dan risikonya juga berbeda.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
