Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 8 Maret 2026 | 19.35 WIB

Menenal Bahaya Cushing Syndrome: Hormon Kortisol yang Terlalu Tinggi, Penyebab dan Kasus Unik dari Salah Satu Mantan Pasien

Ilustrasi bagan tubuh dengan Cushing Syndrome (Healthline) - Image

Ilustrasi bagan tubuh dengan Cushing Syndrome (Healthline)

JawaPos.com - Tubuh kita memiliki banyak sekali bagian yang dengan sempurna dapat melengkapi kebutuhan kita. Serta ada banyak makanan, minuman dan obat yang dapat membantu kita apabila jatuh sakit. 

Namun, ada beberapa orang yang tidak dapat mendapatkan dukungan, bahkan dari tubuh mereka sendiri. Dan hal ini menyebabkan mereka menderita banyak penyakit. Salah satunya adalah sindrom cushing.

Dilansir dari Cleveland Clinic, sindrom cushing terjadi karena tingginya hormon kortisol pada tubuh. Hal ini cukup jarang terjadi karena kortisol adalah hormon yang penting dalam tubuh kita. 

Namun, hormon kortisol yang berlebihan dapat menyebabkan banyak hal serta menyebabkan berbagai perubahan pada tubuh kita. 

Gejala

Dilansir dari Healthline, ada berbagai gejala yang dapat dilihat dan menjadi penanda kondisi ini: 

  1. Meningkatnya berat badan tanpa sebab
  2. Meningkatnya kadar lemak, terutama di bagian torso, wajah, pundak dan punggung atas
  3. Bekas stretch mark berwarna ungu di area dada, lengan, abdomen dan paha
  4. Otot melemah
  5. Edema
  6. Kulit menipis, sehingga mudah memar
  7. Keringat berlebih
  8. Luka pada kulit sulit sembuh
  9. Nyeri punggung
  10. Nyeri tulang
  11. Jerawat
  12. Kelelahan
  13. Mudah infeksi
  14. Hipertensi
  15. Gula darah tinggi

Masih banyak gejala lainnya yang dapat terjadi, tergantung pada kelompok gender atau usia penderita. 

Pada anak-anak, selain gejala-gejala di atas, mereka juga dapat mengalami obesitas dan lambatnya pertumbuhan tubuh. 

Sindrom cushing ditemukan lebih sering terjadi pada perempuan; sekitar tiga kali resikonya. Mereka juga mengalami pertumbuhan rambut pada wajah dan area tubuh lain. Serta ditemukan mereka tidak mengalami menstruasi secara reguler. 

Pada laki-laki, penderita sindrom cushing dapat mengalami gangguan kelamin dan reproduksi. 

Penyebab

Dilansir dari Mayo Clinic, sesuai penjelasan di awal, sindrom ini disebabkan oleh berlebihannya hormon kortisol pada tubuh. 

Hormon ini diproduksi oleh kelenjar adrenal, dan dapat membantu tubuh dalam melawan banyak hal. Seperti:

  1. Mengendalikan stres
  2. Mengontrol tekanan darah
  3. Mengurangi peradangan
  4. Membantu jantung dan pembuluh darah bekerja dengan baik
  5. Mengontrol gula darah
  6. Membantu tubuh mengkonsumsi makanan sebagai energi

Ada obat yang dapat memicu sindrom ini terjadi, salah satunya adalah obat glukokortikoid. Obat-obatan ini sering digunakan untuk mengobati peradangan seperti arthritis, lupus dan asma. 

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore