
Ilustrasi ikan salmon yang tinggi kandungan kolagen (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Menjaga penampilan tetap segar dan tubuh tetap bugar ternyata tidak harus menunggu usia kepala empat. Dokter Spesialis Gizi Klinik Bamed dr. Karina Marcella Widjaja, Sp.GK, AIFO-K, mengungkapkan bahwa kini semakin banyak anak muda usia 20-an yang sudah sadar pentingnya nutrisi untuk mencegah penuaan dini.
“Jadi pasien-pasien yang datang itu tidak hanya pasien-pasien yang usianya sudah di atas 40 tahun. Mereka yang usia 20 tahun itu juga sudah sangat memperhatikan nutrisinya,” ujar dr. Karina dalam seminar media, Kamis (12/2).
Menurutnya, ada beberapa jenis makanan yang memang dapat membantu memperlambat proses penuaan. Salah satu yang paling utama adalah sayur dan buah-buahan, dengan catatan harus dikonsumsi secara bervariasi.
“Sayur dan buah-buahan itu harus yang bervariasi. Bervariasi itu adalah dalam jenisnya, kemudian warnanya juga harus bervariasi. Karena kalau misalnya dalam buah-buahan dan sayur yang bervariasi itu, itu juga akan memiliki kandungan yang berbeda-beda sehingga itu juga akan bermanfaat,” jelasnya.
Selain itu, makanan yang mengandung omega-3 juga penting untuk menjaga kesehatan sel tubuh. Sumbernya bisa diperoleh dari berbagai jenis ikan.
“Kemudian yang kedua, makanan-makanan lain yaitu adalah makanan yang mengandung omega-3. Salah satunya adalah ikan di mana ikan-ikan itu ada yang seperti ikan salmon, kemudian ikan kembung seperti itu,” kata dr. Karina.
Ia juga merekomendasikan penggunaan minyak zaitun, terutama extra virgin olive oil, sebagai pilihan lemak yang lebih sehat.
“Nah, ini sering kali pasien juga, ‘Dok, apakah boleh mengonsumsi lebih bagus mana sih konsumsi minyak kelapa atau minyak zaitun?’ Nah, memang lebih baik adalah mengonsumsi minyak zaitun,” tegasnya.
Tak kalah penting adalah konsumsi whole grain atau biji-bijian utuh. Menurut dr. Karina, jenis makanan ini memiliki kandungan serat lebih tinggi dibandingkan makanan olahan.
“Kenapa whole grain? Karena memiliki banyak kandungan seratnya dibanding makanan-makanan yang ultra-processed food. Dengan mengonsumsi makanan whole grain itu akan meningkatkan konsumsi serat dan juga menurunkan indeks glikemik,” paparnya.
Ia menjelaskan, indeks glikemik berkaitan dengan seberapa cepat gula darah meningkat setelah makan. Jika terlalu tinggi, lonjakan gula darah dapat mengganggu hormon insulin dan memicu stres oksidatif yang mempercepat penuaan.
“Nah, makanya kita harus mencari makanan yang indeks glikemiknya rendah sehingga akan menurunkan juga gangguan dari hormon insulin yang ada di tubuh kita sehingga juga bisa mengurangi proses stres oksidatif tersebut,” tambahnya.
Di sisi lain, dr. Karina mengingatkan agar masyarakat membatasi makanan yang dapat meningkatkan inflamasi. Gula tambahan dan lemak trans termasuk di dalamnya.
“Makanan-makanan yang dapat meningkatkan proses inflamasi, contohnya yang pertama adalah gula, gula-gula buatan, kemudian gula pasir. Kemudian ada juga makanan-makanan trans fat, contohnya fast food seperti burger, kemudian sosis, kemudian makanan-makanan daging yang diproses,” ungkapnya.
Minuman bersoda dan minuman berenergi juga sebaiknya tidak dikonsumsi berlebihan karena dapat memicu peradangan dalam tubuh.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
15 Kata Cristiano Ronaldo ke Lionel Messi Setelah sang Ayah Meninggal Dunia
Biaya Nany Widjaja untuk Lobi Pembelian Tanah Rp 50 M, Harga Tanah Hanya Rp 30 M
Bentrokan di USS Abraham Lincoln: 7 Prajurit Dilaporkan Tewas di Tengah Perang dengan Iran
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
