
Ilustrasi Kanker Payudara
JawaPos.com – Kanker payudara masih menjadi momok bagi perempuan, dengan angka kejadian cukup tinggi. Data menunjukkan bahwa 1 dari 8 perempuan berisiko mengalami kanker payudara sepanjang hidupnya. Deteksi dini melalui pemeriksaan mamografi sangat dianjurkan dengan beberapa ketentuan.
Kepala Departemen Radiologi MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, dr. Nina I.S.H. Supit, Sp.Rad, PRP (K), menegaskan pentingnya mengikuti standar global dalam melakukan skrining.
“Jadi, untuk perempuan yang tidak punya risiko tinggi, dianjurkan mulai usia 40 tahun lakukan screening mamografi, satu tahun sekali atau dua tahun sekali. Dengan catatan, perempuan-perempuan itu harus juga diajarkan melakukan SADARI. Karena SADARI ini amat-sangat penting,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (30/9).
SADARI atau periksa payudara sendiri, menurut dr. Nina, harus menjadi kebiasaan rutin.
“Yang punya harus tahu apa yang terjadi pada payudaranya. Jadi itulah SADARI yang sama-sama dianjurkan dilakukan, ditambah dengan screening mamografi,” tambahnya.
Adapun ntuk perempuan dengan risiko tinggi, aturan skrining mamografi dianjurkan dilakukan lebih awal.
“Kalau perempuan itu punya risiko tinggi, misalnya ibunya, tantenya, atau neneknya pernah kena kanker payudara, mereka boleh dilakukan screening pada usia kurang dari 40 tahun," tuturnya.
"Kami di sini mengambil usia 35 tahun sudah boleh dilakukan screening. Karena menurut literatur, kalau kita punya risiko tinggi, kemungkinan terkena kanker payudara justru pada usia muda,” jelas dr. Nina.
Bahkan, di beberapa fasilitas kesehatan dengan sarana lebih lengkap, skrining bisa dilakukan lebih cepat.
“Kalau di tempat tinggal ada sarana MRI, boleh dilakukan pada usia 30 tahun. Tapi untuk mamografi masih tetap 35 tahun untuk risiko yang tinggi,” tegasnya.
Dengan angka kejadian kanker payudara yang terus meningkat, dr. Nina menekankan bahwa deteksi dini adalah kunci. Semakin cepat terdeteksi, semakin besar peluang pasien untuk sembuh dan menjalani pengobatan yang lebih ringan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Soal Penolakan Pembangunan Gereja di Citraland, Wali Kota Eri: Tidak Sesuai Site Plan
Prediksi Skor Singapura vs Thailand: Ilhan Fandi Jadi Ancaman, Tuan Rumah Bisa Bikin Kejutan
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Pembangunan Gereja di Citraland Surabaya Ditolak Warga, Ternyata karena salah soal Perizinannya
Jadwal Siaran Langsung Sabah FC vs Persib Bandung di Dewata Challenge Series 2026: Live di Indosiar
5 Weton Aras Kembang yang Bisa Memikat Lawan Jenis karena Kharismatik danMempesona Menurut Primbon Jawa
