Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 15 September 2025 | 15.10 WIB

Kenapa Penderita Asam Lambung Disarankan Tidur Miring ke Kiri? Ini Penjelasannya

GERD kerap kambuh pada malam hari. Berikut posisi tidur yang bisa mengurangi gejalanya./Freepik.

JawaPos.com - Bagi pengidap asam lambung, tidur nyenyak di malam hari bukanlah hal yang mudah.

Rasa terbakar di dada (heartburn), mual, atau rasa tidak nyaman di perut sering muncul saat malam hari, sehingga mengganggu kenyamanan tidur, menurut Pyfa Health.

Salah satu cara untuk meredakan gejala tersebut adalah dengan memperhatikan posisi tidur. Posisi tidur ternyata berperan besar dalam mencegah asam lambung naik ke kerongkongan.

Lalu seperti apa posisi tidur terbaik untuk penderita asam lambung? Berikut penjelasannya, dikutip dari laman Puskesmas Kediri.

1. Tidur dengan Kepala Lebih Tinggi

Posisi kepala yang lebih tinggi dari lambung bermanfaat untuk mengurangi asam lambung naik. Caranya, gunakan 1-2 bantal tambahan untuk menyangga kepala dan tubuh bagian atas.

Posisi ini memanfaatkan gravitasi untuk menahan isi lambung agar tidak kembali naik ke kerongkongan. Dengan begitu, risiko refluks asam bisa berkurang dan tidur terasa lebih nyaman.

2. Tidur Miring ke Kiri

Penelitian mengungkap bahwa posisi tidur miring ke kiri lebih aman bagi penderita GERD.

Tidur pada sisi kiri membantu sfingter esofagus bagian bawah tetap tertutup rapat, sehingga aliran asam lambung ke kerongkongan bisa dicegah.

Efeknya, gejala asam lambung berkurang dan tidur pun lebih berkualitas.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore