Ilustrasi seseorang yang mengalami side stitch (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Saat sedang berolahraga, kamu mungkin pernah merasakan nyeri tajam di sisi perut. Sensasi tidak nyaman yang muncul tiba-tiba ini dikenal sebagai "side stitch" dan sering kali membuat aktivitas fisik terpaksa dihentikan sejenak.
Side stitch merupakan kejang otot yang menyakitkan pada diafragma, yaitu otot kuat yang memisahkan rongga dada dari perut. Kondisi ini biasanya dirasakan sebagai nyeri yang menetap tepat di bawah tulang rusuk atau nyeri menusuk di bagian samping tubuh.
Dalam beberapa kasus, seseorang juga dapat merasakan nyeri yang tajam, pegal, rasa seperti ditarik, atau kram di kedua sisi perut. Meskipun rasanya mungkin sangat menyakitkan dan tidak nyaman, side stitch umumnya tidak berbahaya dan dapat diatasi.
Durasi side stitch juga bervariasi tergantung pada intensitas dan respons tubuh. Jika kamu menghentikan atau memperlambat aktivitas fisik yang sedang dilakukan, nyeri biasanya hanya berlangsung selama beberapa menit saja.
Namun, dalam kasus tertentu, terutama jika kram yang dialami cukup intens, area tersebut dapat terasa nyeri selama beberapa hari. Bahkan, dalam sebuah penelitian disebutkan bahwa side stitch dialami oleh sekitar 965 atlet.
Penyebab pasti side stitch belum diketahui. Namun, laman Cleveland Clinic menjelaskan ada beberapa kemungkinan yang dapat menyebabkan terjadinya side stitch. Kemungkinan pertama adalah adanya peningkatan aliran darah ke organ hati dan limpa. Selain itu, ada juga kemungkinan bahwa rasa nyeri atau side stitch disebabkan oleh tarikan organ-organ dalam terhadap diafragma.
Cara Mengatasi Side Stitch
Jika kamu mengalami side stitch ketika sedang berolahraga, ada beberapa langkah praktis yang bisa kamu lakukan untuk mengurangi rasa nyerinya:
1. Hentikan atau Perlambat Aktivitas Olahraga
Memberikan jeda pada tubuh merupakan langkah pertama yang paling efektif. Berhenti sejenak atau mengurangi intensitas olahraga akan membantu otot diafragma untuk rileks dan mengurangi kejang yang terjadi. Perlu diingat untuk tidak memaksakan diri ketika side stitch menyerang karena dapat memperparah kondisi nyeri.
2. Atur Pernapasan dengan Baik
Lakukan teknik pernapasan dengan menarik napas panjang melalui hidung, kemudian hembuskan secara perlahan melalui mulut. Teknik ini dapat membantu mengatur ritme diafragma dan mengurangi tekanan pada otot yang sedang mengalami side stitch. Pernapasan yang terkontrol juga membantu tubuh mendapatkan suplai oksigen yang lebih baik.
3. Lakukan Peregangan Otot Perut
Kamu dapat memiringkan tubuh secara perlahan ke arah yang terasa sakit sambil melakukan peregangan. Gerakan ini membantu merelaksasi otot-otot di sekitar diafragma dan mengurangi ketegangan yang menyebabkan nyeri. Pastikan juga gerakan dilakukan dengan lembut untuk menghindari cedera tambahan.

Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Haiti: Danilo Ingin Selecao Kuasai Permainan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Jadwal Moto3 Ceko 2026! Veda Ega Pratama P14 dan Langsung Lolos Q2
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
