
Ilustrasi seseorang yang mengalami kram pada betis. (Freepik)
JawaPos.com - Kamu mungkin memiliki pengalaman yang tidak menyenangkan ketika terbangun tiba-tiba di tengah malam karena rasa nyeri yang menusuk di kaki atau betis. Kondisi ini sebenarnya sangat umum terjadi dan dapat sangat mengganggu kualitas tidur seseorang. Kram yang muncul ketika tidur kadang tidak hanya menyakitkan, tetapi juga dapat membuat seseorang sulit untuk kembali tertidur lagi.
Kram otot sendiri merupakan kontraksi yang terjadi secara tiba-tiba dan tidak terkendali pada otot tertentu, di mana biasanya ini akan berlangsung selama beberapa detik hingga beberapa menit. Kondisi ini ditandai dengan rasa nyeri seperti ditusuk dan otot yang mengeras atau menegang. Kram paling sering terjadi pada otot betis, paha, atau kaki, tetapi tidak menutup kemungkinan dapat terjadi juga pada otot-otot lainnya.
Kondisi ini umumnya tidak berbahaya, tetapi kram otot yang terjadi di tengah kesibukan sehari-hari jelas dapat menyebabkan ketidaknyamanan yang cukup mengganggu aktivitas sehari-hari. Berdasarkan informasi dari Alodokter, terdapat beberapa penyebab utama yang sering menjadi pemicu munculnya kram betis. Faktor-faktor ini dapat bersifat sementara maupun berkaitan dengan kondisi kesehatan tertentu.
1. Salah Posisi Tidur
Ketika kamu tidur dengan posisi kaki yang tidak tepat, maka ini dapat menjadi pemicu utama terjadinya kram betis saat tidur. Ketika kaki berada dalam posisi yang tidak nyaman untuk waktu yang lama, otot betis dapat mengalami ketegangan berlebihan.
Posisi tidur tengkurap dengan kaki lurus atau tidur dengan kaki yang tertekuk terlalu lama juga dapat menyebabkan aliran darah terganggu. Kondisi inilah yang kemudian memicu kontraksi otot yang tidak terkendali, sehingga menimbulkan kram.
2. Olahraga Berlebihan
Aktivitas fisik yang terlalu berat atau berlebihan juga dapat menyebabkan otot menjadi lelah dan tegang, sehingga meningkatkan risiko terjadinya kram. Otot yang tidak dipersiapkan dengan pemanasan yang cukup juga lebih rentan mengalami kontraksi mendadak.
Jika kamu baru memulai olahraga, maka kamu perlu menerapkan peningkatan tahapan intensitas, dari mulai ringan hingga yang berat. Jika kamu melakukan olahraga dengan intensitas tinggi tanpa peningkatan tahapan dan berolahraga dalam durasi yang terlalu lama, maka ini akan membebani otot secara berlebihan dan memicu terjadinya kram saat tidur.
3. Kehamilan
Kram betis saat tidur merupakan keluhan yang sangat umum dialami oleh ibu hamil, terutama pada trimester kedua dan ketiga kehamilan. Perubahan sirkulasi darah yang terjadi selama kehamilan menjadi salah satu faktor utama penyebab kondisi ini.
Peningkatan volume darah dan perubahan hormonal juga dapat mempengaruhi fungsi otot dan saraf. Selain itu, pertambahan berat badan yang terjadi selama kehamilan memberikan tekanan tambahan pada otot-otot kaki, sehingga memicu ketegangan dan kontraksi otot yang dapat menimbulkan kram.
4. Penyakit Arteri Perifer
Penyakit arteri perifer terjadi ketika ada sumbatan atau penyempitan pada aliran darah di anggota gerak tubuh seperti, tungkai, betis, kaki, tangan, atau lengan. Kondisi ini menyebabkan pasokan oksigen dan nutrisi ke otot menjadi berkurang, sehingga otot menjadi lebih rentan mengalami kram.
Gejala yang muncul tidak hanya kram otot, tetapi juga dapat beruba sensasi panas pada telapak kaki, kesemutan, mati rasa, atau nyeri otot di area tungkai. Kondisi ini umumnya akan memburuk saat beraktivitas seperti berjalan atau berolahraga, tetapi akan kunjung mereda setelah beristirahat.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
