Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 3 September 2025 | 22.47 WIB

Jangan Panik saat Anak Mimisan, Ikuti 7 Langkah Pertolongan Pertama Ini untuk Menghentikan Pendarahan

Ilustrasi ketika seseorang mengalami mimisan (Dok. Freepik) - Image

Ilustrasi ketika seseorang mengalami mimisan (Dok. Freepik)

JawaPos.com - Mimisan adalah kondisi yang umum terjadi pada anak-anak dan sering kali membuat orang tua panik. Mimisan terjadi ketika pembuluh darah kecil di dalam hidung pecah dan mengeluarkan darah.

Meskipun terlihat menakutkan, mimisan pada anak biasanya tidak berbahaya dan dapat ditangani dengan mudah. Namun, penting bagi orang tua untuk memahami penyebab dan cara penanganan yang tepat agar tetap tenang.

Mimisan dapat terjadi pada siapa saja, tetapi anak-anak lebih rentan mengalaminya karena struktur hidung mereka yang masih berkembang dan pembuluh darahnya yang lebih tipis. Dalam kebanyakan kasus, mimisan berlangsung singkat dan berhenti dengan sendirinya, tetapi ada beberapa faktor pemicu yang perlu diwaspadai.

Penyebab Mimisan pada Anak

Dilansir dari laman Hello Sehat, berikut beberapa penyebab umum yang membuat anak lebih rentan mengalami mimisan:

1. Udara Kering

Udara yang terlalu kering dapat membuat selaput lendir dalam hidung menjadi kering dan mudah pecah. Kondisi ini sering terjadi ketika musim kemarau atau penggunaan AC yang berlebihan. Selaput lendir yang kering ini umumnya lebih rentan terhadap iritasi dan pendarahan tiba-tiba.

2. Cedera pada Hidung

Anak-anak mungkin pernah mengalami trauma fisik pada area hidung akibat terjatuh atau terbentur ketika mereka bermain atau melakukan aktivitas fisik lainnya. Hal ini dapat memicu risiko pecah pembuluh darah dalam hidung yang mengakibatkan mimisan. Bahkan benturan ringan sekalipun dapat merusak pembuluh darah halus di rongga hidung. 

3. Memasukan Benda Asing

Anak-anak umumnya cenderung lebih penasaran dan ingin tahu banyak hal. Termasuk kebiasaan memasukan jari atau benda-benda kecil ke dalam hidung. Benda asing yang dimasukan ini dapat melukai selaput lendir dan menyebabkan pendarahan. Selain itu, kebiasaan anak-anak mengorek hidung karena gatal atau mencongkel sesuatu di dalam hidung juga dapat melukai bagian dalam hidung dan menyebabkan mimisan.

4. Kelelahan

Kondisi tubuh yang lelah akibat aktivitas tertentu dapat membuat pembuluh darah mudah tegang yang akhirnya pecah dan menyebabkan mimisan. Selain itu, kurang tidur dan stres pada anak juga dapat memicu terjadinya mimisan. Namun, jika anak cukup sering mengalami mimisan karena kelelahan, ada baiknya untuk segera melakukan pemeriksaan ke dokter.

5. Masalah Kesehatan Tertentu

Ada beberapa kondisi kesehatan seperti alergi, sinusitis, dan flu yang dapat menjadi pemicu terjadinya mimisan. Ketika anak mengalami flu, mereka cenderung membuang ingus berulang kali, hal inilah yang dapat memicu terjadinya kerusakan pembuluh darah hingga terjadinya mimisan. 

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore