
ilustrasi orang sedang stres karena pekerjaan. Sumber foto: Freepik
JawaPos.com - Gaya hidup modern yang serba cepat seringkali menuntut seseorang untuk bekerja lebih keras demi mencapai target atau prestasi tertentu. Namun, di balik ambisi dan kesibukan yang tiada henti, tubuh ternyata menyimpan risiko kesehatan yang bisa muncul tanpa disadari.
Bekerja tanpa jeda, apalagi sampai melupakan waktu istirahat, dapat membawa dampak serius bagi kondisi fisik dan mental. Tak hanya itu, kebiasaan kerja berlebihan tak hanya menurunkan produktivitas, tetapi juga bisa menjadi pemicu berbagai penyakit kronis.
Berikut ini 7 bahaya yang mengintai jika kamu terlalu sibuk bekerja tanpa memperhatikan keseimbangan hidup seperti dirangkum dari laman Alodokter dan Sleepbuddy, Rabu (16/7).
1. Tubuh Menjadi Sangat Lelah
Kesibukan yang berlebihan kerap membuat seseorang kurang tidur dan kehilangan waktu istirahat. Akibatnya, tubuh akan mengalami kelelahan ekstrem. Kondisi ini bukan hanya menurunkan kemampuan berpikir dan berkonsentrasi, tapi juga membuat produktivitas menurun secara signifikan.
2. Rentan Terkena Depresi
Kombinasi antara tubuh yang lelah, tekanan pekerjaan, dan pikiran yang penat bisa meningkatkan risiko depresi. Gejalanya bisa berupa gangguan tidur, perubahan pola makan, kehilangan minat terhadap aktivitas yang disukai, hingga munculnya pikiran untuk menyakiti diri.
3. Risiko Diabetes Meningkat
Stres akibat tekanan kerja bisa mengganggu fungsi hormon insulin, yang berperan dalam mengontrol kadar gula darah. Jika dibiarkan, stres kronis ini dapat memperbesar risiko terkena diabetes, terutama jika disertai pola makan tidak sehat dan gaya hidup pasif.
4. Memicu Penyakit Jantung
Orang yang bekerja lebih dari 10 jam per hari berisiko lebih tinggi mengalami gangguan jantung seperti hipertensi, serangan jantung, hingga stroke. Stres yang muncul dari lembur berkepanjangan meningkatkan kadar hormon kortisol dan adrenalin, yang berdampak buruk bagi kesehatan pembuluh darah.
5. Potensi Terjadinya Demensia
Bekerja dalam durasi panjang, terutama lebih dari 55 jam seminggu, terbukti bisa memengaruhi daya ingat dan konsentrasi. Studi dari The American Journal of Epidemiology menunjukkan bahwa beban kerja yang terlalu berat dapat menyebabkan penurunan fungsi kognitif, termasuk perubahan suasana hati dan kepribadian.
6. Risiko Kanker Meningkat
Stres fisik dan mental karena beban kerja berat bisa mendorong seseorang pada gaya hidup tidak sehat seperti merokok, kurang olahraga, dan pola makan buruk. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat meningkatkan risiko terkena berbagai jenis kanker, termasuk kanker usus, paru, payudara, hingga prostat.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
Prediksi Skor Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Team Melli Diterpa Gejolak Geopolitik Tapi Punya Kans Menang
Prediksi Skor Arab Saudi vs Uruguay di Piala Dunia 2026: La Celeste Dijagokan Menang!
