Ilustrasi teknologi kesehatan wearable (Dok. Geralt/Pixabay)
JawaPos.com - Teknologi wearable, seperti smartwatch dan gelang kebugaran, kini menjadi tren yang tak terpisahkan dari gaya hidup berbagai masyarakat di belahan dunia, terutama di perkotaan.
Dulu, perangkat ini hanya dianggap sebagai alat untuk menunjang gaya hidup, tetapi sekarang fungsinya jauh lebih penting, yakni sebagai alat pemantauan kesehatan secara real-time.
Dengan fitur-fitur seperti pemantauan detak jantung, tingkat oksigen dalam darah (SpO2), serta pelacakan aktivitas fisik dan kualitas tidur, teknologi ini membantu kita lebih proaktif menjaga kesehatan.
Tren Kesehatan Wearable di Indonesia
Lantas, bagaimana tren ini di Indonesia? Dilansir dari kanal YouTube Tech Biz Stories (10/5), seiring dengan meningkatnya pengaruh internet dan kesadaran akan pentingnya gaya hidup sehat, adopsi teknologi wearable di Indonesia juga mengalami lonjakan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Perangkat seperti Apple Watch, Fitbit, Samsung Galaxy Watch, dan Xiaomi Mi Band semakin populer di kalangan masyarakat yang ingin memantau kondisi tubuh mereka secara berkala.
Keberhasilan ini juga tidak lepas dari perubahan pola pikir masyarakat yang semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan.
Dengan gaya hidup yang sering kali sibuk, banyak orang mulai mengandalkan perangkat wearable untuk memastikan mereka tetap aktif meskipun waktu terbatas.
Manfaat Penggunaan dan Fitur pada Teknologi Kesehatan Wearable
Manfaat utama dari teknologi wearable adalah kemampuannya untuk memantau kesehatan secara berkelanjutan.
Misalnya, fitur pemantauan detak jantung memungkinkan kita untuk mengetahui jika ada ketidaknormalan dalam detak jantung, yang bisa jadi tanda awal dari kondisi medis serius.
Begitu juga dengan pemantauan SpO2, yang menjadi penting terutama sejak pandemi COVID-19 silam, karena kadar oksigen dalam darah yang rendah bisa menandakan masalah pernapasan yang serius.
Tak hanya itu, teknologi wearable juga memiliki fitur pelacakan aktivitas fisik yang memungkinkan kita untuk memantau jumlah langkah, kalori yang terbakar, bahkan pola tidur kita.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
