
Ilustrasi perjalanan udara. (Freepik)
JawaPos.com – Campak semakin menyebar di berbagai wilayah, sehingga perjalanan udara perlu dilakukan dengan lebih hati-hati. Ruang terbatas dalam pesawat dapat meningkatkan risiko penularan, terutama bagi yang belum menerima vaksin.
Campak merupakan infeksi virus yang sangat menular dan menyerang sistem pernapasan. Penyakit ini dapat menyebar melalui droplet dari batuk atau bersin penderita.
Perjalanan udara melibatkan interaksi dengan banyak orang dalam ruangan tertutup. Mengenali resiko penularan membantu dalam mengambil langkah pencegahan yang tepat.
Berikut perjalanan udara dengan aman di tengah wabah campak dengan 7 langkah pencegahan ini dilansir dari laman Foxnews oleh JawaPos.com, Sabtu (15/3):
1. Pastikan Imunisasi Lengkap
Vaksin measles, mumps, rubella terbukti sangat efektif dalam melindungi dari campak. Individu yang tidak yakin telah menerima vaksin dapat melakukan pemeriksaan antibodi melalui tes darah.
Jika kadar antibodi rendah, vaksinasi ulang dapat memberikan perlindungan tambahan. Vaksin diberikan dalam dua dosis untuk memberikan imunitas yang optimal.
Perlindungan vaksin bertahan seumur hidup pada sebagian besar orang. Bagi yang belum divaksin, segera mendapatkan vaksinasi menjadi langkah terbaik.
2. Gunakan Masker saat Bepergian
Masker dapat mengurangi paparan droplet yang membawa virus campak. Penggunaan masker sangat disarankan di tempat ramai seperti bandara dan pesawat.
Masker medis atau respirator dengan filtrasi tinggi lebih efektif dalam menyaring partikel kecil. Mengganti masker secara berkala membantu menjaga efektivitas perlindungan.
Menghindari melepas masker di ruang tertutup dapat mengurangi risiko paparan. Masker juga melindungi dari infeksi pernapasan lainnya selama perjalanan.
3. Jaga Kebersihan Tangan dan Permukaan
Mencuci tangan dengan sabun selama 20 detik dapat mengurangi risiko infeksi. Jika tidak tersedia air dan sabun, hand sanitizer berbasis alkohol bisa menjadi alternatif.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
